A Shot of Me

Showing posts with label Vegetables. Show all posts
Showing posts with label Vegetables. Show all posts

Friday, April 28, 2017

Bunga Pepaya Tumis Daun Kencur

Biasanya dakuh masak tumisan bunga papaya pake gaya manado, yang rempahnya ada selain jahe sereh daun jeruk juga pake daun pandan. Kali ini pengen bikin tumisan dengan aksen kencur. Masih maruk ama daun kencur hasil belanjaan di pasar baru depok, segalanya dikencurin hahahaha....




Bunga Pepaya Tumis Daun Kencur
By: Lia F. Dewi
Bahan:
400-500 gr bunga papaya, rebus dan tiriskan
6 butir bawang merah, iris
4 siung bawang putih, iris
1 cm jahe, cincang halus
2 batang sereh bagian putihnya, iris halus
4 lembar daun jeruk, iris halus
3 buah cabe hijau (dan cabe rawit kalau suka), iris halus
6 lembar daun kencur, iris halus
3-4 sdm air
Garam dan gula secukupnya
Minyak kelapa untuk menumis
Optional (non veg):
Teri goreng
Cara:
Panaskan minyak, tumis bawang merah dan putih hingga layu, masukkan jahe, sereh dan daun jeruk.
Tumis hingga wangi, tambahkan cabe hijau, daun kencur dan 3-4 sdm air, aduk sebentar.
Masukkan garam, gula dan bunga papaya.
Aduk2 dan masak hingga semua rasa menyatu. Matikan api dan siap disajikan.
Kalau mau pakai teri goring dimasukkan setelah api mati, aduk sebentar asal merata.
Note:
Jika ingin bunga papaya berkurang pahitnya, rebus-tiris bisa dilakukan beberapa kali.

Tuesday, April 22, 2014

Sayur Bobor Pucuk Labu

Dibesarkan dari keluarga yang not too much into vegetables, saya dulu hanya mengenal "sayur-sayur standard" saja seperti bayam, taoge, kacang panjang, kangkung, sawi, labu, nangka muda, dan sayuran yang ada di sop sayur serta beberapa sayuran umum lainnya. Bahkan sayur pare, bunga turi, bunga pisang dan terong bulat pun bukan tipe sayur yang ada di keluarga kami meski mudah sekali dijumpai di pasar.

Ketika saya mulai sering makan diluar dan mengenal lebih banyak jenis sayur, variasi sayur yang masuk dalam keranjang belanja saya pun semakin banyak karena ingin memasaknya sendiri di rumah. Terutama karena saya saaaangaaattttt sukkkaaaaa sekali makan sayur. Kalau saya punya asisten tukang masak yang bisa diandalkan pasti akan saya beri tugas masak sayur 3x sehari dengan minimal 3 macam menu sayur per sesi brasa tinggal nunjuk menu di warung hahahaha.... *salah satu mimpi besar saya loh ini...! :))

Dengan sayur-sayur hasil belanjaan saya yang jenisnya kurang familiar di rumah, maka saya pun jadi mengalami adegan seperti lirik lagu dangdut yang legendaris ciptaan Caca Handika: "...masak-masak sendiri, makan-makan sendiri..." karena ortu dan hubby masih tidak tertarik nyobain hikkksss... namun tak mengurangi semangat saya untuk tetap memasak meski rada repot karena masak untuk beliau2 dulu baru masak untuk saya sendiri. Paling kalo pas uda sibuk banget ama kerjaan kantor saya jadi jarang masak sayur. Too bad, saya lebih banyak "sibuk banget"-nya daripada nggak sibuk banget. Lohhhh... kok jadi pelan2 curhat nih qiqiqiqiqiqikkk...

Wowkeihhh saya lanjutkan sajah yaaakkkk.... lupakan drama sayur dalam keluarga.
Pemirsa di rumah, saya kemudian beli segebok sayur Pucuk Labu karena uda lama tertarik ama penampilan sayur ini yang keren dengan sulur2 spiralnya meski belon perna makan sebelumnya *saya aja belon perna makan, apalagi orang2 di rumah hehehe...* Beneran segebok...! Karena saya beli di Pasar Keputran, pasar induk di Surabaya yang kalo disitu gak jual sayur eceran :) Sayur Pucuk Labu bukan sayur yang umum disini sehingga tidak selalu ada di pasar. Jadi begitu keliatan langsung saya angkut dengan pedenya meski segebok dan sudah siap dengan adegan lagu Caca Handika tadi.

Ngga ada kesulitan bagi saya untuk ngabisin segebok sayur ini dalam tiga hari berselingan dengan sayur lain. Suka banget, rasanya mirip pucuk pakis hanya sedikit lebih kesat. Saya olah sebagai lalapan rebus, pecel, tumisan dan yang terakhir saya masak bobor bersama labu siam ngikutin petunjuk gadis sunda nan geulis bernama Yanna Mardiana di pesbuk saya :D Ternyata beneran enak dimasak bobor. Rasa pucuk pakis cukup mild, tidak melawan ketika dipadukan dengan santan sehingga bisa combine dengan baik. Saya tambahkan juga sedikit labu siam dan kuahnya pakai kaldu segar dari tetelan daging sapi. Dimakan ketika cuaca dingin, hmmmm.... gak brasa sepanci kecil uda saya abisin sendiri sekali makan.

Masak-masak sendiri, makan-makan sendiri... saya suka karena ngga ada saingan ngabisin...! :))




BOBOR PUCUK LABU
By: Alya's Kitchen
Bahan:
250 gr pucuk labu, petiki daunnya
200-250 gr (1 buah) labu siam, kupas & potong dadu
600 ml air kaldu
200 ml santan kental
3 cm lengkuas, geprak
2 lembar daun salam
Garam dan gula secukupnya
Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm kencur
2 butir kemiri sangrai
1 cm lengkuas muda
Cara:
Didihkan air kaldu, masukkan bumbu halus, lengkuas dan daun salam. Masak dengan api kecil dan tutup setengah terbuka sekitar 15 menit supaya bumbu matang dan bau bawang menguap.
Tambahkan santan dan labu siam, masak hingga mendidih 5 menit.
Masukkan daun labu, masak hingga matang.
Angkat, sajikan hangat.
Note:
Air kaldu bisa berikut daging tetelan yang uda empuk, bobor akan menjadi lebih enak
Bisa ditambahkan sedikit terasi pada bumbu halus jika suka

Monday, April 21, 2014

Acar Mentimun & Nanas Kuah Cabe

Acar merupakan salah satu condiment yang sangat saya sukai. Paduan dari mentimun, wortel, bawang dan cabe yang direndam dalam larutan gula garam dan suka ini sangat segar dan cocok untuk aneka masakan terutama yang bercitarasa kuat. Seringkali saya menambahkan nanas ke dalam acar untuk memperkaya rasa. Asam manis dan aroma khas nanas ditunjang dengan tekstur seratnya yang kuat tidak mudah layu menyusut, membuat acar menjadi lebih istimewa.

Kali ini saya menbuat acar yang terinspirasi dari asinan. Kuahnya berupa campuran cabe, gula, garam dan air jeruk (bisa diganti cuka), semuanya dibuat mentah supaya lebih terasa segarnya. Isiannya? Tetap potongan mentimun, nanas dan bawang merah (kadang saya tambah sedikit potongan bawang putih untuk penyedap). Testing perdana saya sajikan sebagai pelengkap Martabak Telur. Hasilnya? Deeeeelicciiooouuussss......!!!! Mau coba?


ACAR TIMUN NANAS
By: Alya's Kitchen
Bahan:
1 buah mentimun (ukuran 250-300 gr)
1 buah nanas ukuran medium
50 gr bawang merah kupas (ukuran kecil)
100 ml air matang
Bumbu Kuah:
3 buah cabe merah
4 sdm gula pasir
1 sdt garam
1 sdm air jeruk nipis (bisa diganti 2 sdt cuka)
Cara:
Mentimun dan nanas dibersihkan, dikupas dan dipotong sesuai selera (jangan terlalu besar ya, ini acar bukan asinan hehehehehhh...), aduk rata bersama bawang merah
Blender semua bumbu kuah jadi satu, campur dengan air matang
Masukkan campuran bahan ke dalam toples kaca atau wadah lain yang tahan asam/anti karat. Tuangi campuran kuah hingga terendam seluruhnya.
Simpan di kulkas minimal 6 jam, siap disajikan.
Note:
Untuk aksen pedas, cabe rawit bisa ditambahkan sebagai potongan atau ikut diblender dalam bumbu


Saturday, March 15, 2014

Tumis Pare Polos Bawang Putih

Salah satu sayur eksotis asia yang saya sukai adalah Pare aka. bitter melon. Sayur ini disamping memiliki rasa pahit yang cukup kuat, saya suka teksturnya yang renyah garing meskipun juicy *binun kan?*. Buat saya pare yang dilalap mentah justru tidak sepahit pare yang uda diolah. MENTAH? Iyess... saya kadang2 menjadikan pare sebagai lalap mentah :D

Dulu sebelum mengetahui tips memasak pare dari temennya ummi, saya ga terlalu suka tumis pare. Karena cara umum mengolahnya adalah meremas2 irisan pare dengan garam untuk menghilangkan pahitnya. Akibatnya tekstur pare jadi letoy, ngga crunchy, dan.. rata2 asinnn meski abis digaremin dicuci beberapa kali. Hingga suatu hari saya mendapat tips jitu dari temen ummi yaitu:
"pare setelah diiris jangan kena air, justru bikin pahit. jadi setelah dicuci langsung dilap ato diangin2 sampai kering, iris2 dan langsung masuk ke wajan yg uda ada tumisan bumbu"
Saya mencobanya dan ternyata manjur...! Oh masi ada pait2nya sih dikit nga sampe pait banget tapi masi bisa ditolerir lidah saya, dan yang paling sukaaaa adalah tekstur pare tetap crunchy :) Lain waktu saya berusaha googling karena penasaran dengan ngetopnya pare di Cina dan Vietnam, juga beberapa kawasan di India. Saya penasaran bagaimana cara mereka mengatasi rasa pahit pare.
Ternyata cara mereka berbeda dengan cara kita (yang pake garam), yaitu dengan cara memblansir. Irisan pare langsung masuk ke air mendidih, seduh beberapa saat lalu ditiriskan. Bisa diulangi lagi jika perlu. Setelah itu pare pun siap dimasak sesuai selera. 
Saya coba juga cara ini, dan saya juga menyukainya :) Tekstur crunchy pare bisa dipertahankan karena saya memblansirnya hanya sebentar. Warnanya pun juga tetap cantik hijau segar.

Karena rasa pare yang uda "berkarakter", saya lebih suka menumisnya dengan simpel polos cuma dibumbuin bawang putih, sejumput garam dan gula. Kadang2 ditambah tomat cincang sedikit yang dimasukin bareng irisan pare. Meski cuma sederhana begini saya bisa ngabisin sepiring penuh tumis pare, dengan ataupun tanpa nasi...!



TUMIS PARE POLOS BAWANG PUTIH
By: Alya's Kitchen
Bahan:
1 buah pare ukuran besar, cuci dan lap kering
3 gelas air
2 siung bawang putih
garam dan gula secukupnya
2-3 sdm minyak untuk menumis
Cara:
Rebus air hingga mendidih.
Sambil menunggu air mendidih: belah pare, keruk isinya dengan sendok lalu iris2.
Masukkan pare dalam air mendidih, biarkan mendidih kembali selama setengah menit, tiriskan hingga benar2 tiris.
Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga wangi dan agak menguning.
Masukkan pare, garam dan gula. Aduk2 sebentar saja sekitar 1-2 menit dengan api sedang, angkat.
Siap disajikan
Note:
Bisa ditambah tomat cincang yang dimasukkan bareng pare.
Bumbu bisa lebih diperkaya denganmenambahkan irisan bawang merah, saus tiram, cabe rawit, finishing dengan taburan teri nasi goreng kering

Thursday, September 12, 2013

Cauliflower with Ground Beef Teriyaki

Saya suka sekali daging cincang, dan sering menyimpan daging cincang di friser untuk keperluan sewaktu2. Saya suka bikin botok daging (mirip gadon daging), saus bolognese untuk aneka pasta, kroket atau biterballen, schotel, burger patty, galantin dan aneka olahan daging cincang lainnya.

Untuk keperluan daging cincang, saya hampir ga pernah beli dari supermarket. Bagi saya daging cincang terbaik adalah yang fresh from gilingan sendiri :D rasanya bener deh beda dengan yang uda gilingan di supermarket, meski daging cincang buatan di rumah lebih kasar daripada gilingan di supermarket. Dengan mencincang sendiri saya bisa memilih daging yang bagus dan juga kualitas kesegaran daging yang baik. Untuk membuat daging cincang, saya pakai daging has dalam atau bagian paha belakang. Belanja pagi abis subuh nyampe rumah tanpa dicuci lebih dahulu langsung digiling, sebagian dibagi menjadi beberapa batch untuk disimpan di friser, sebagian lain saya tumis sebelum masuk friser untuk memudahkan saya kalo bikin sajian berbahan daging cincang tumis. Daging yang telah dicuci (baca: kena air) lebih cepat menurun kualitasnya daripada daging yang belum tersentuh air sehingga saya ngga mau mencuci daging untuk keperluan penyimpanan. Tampak banget kalo saat thawing dari friser, daging yang uda dicuci akan nampak lebih banyak cairan yang tergenang daripada daging yang tidak dicuci. Cairan ini adalah sari daging yang luruh karena daging lebih cepat layu. Daging tanpa dicuci ini juga saya ikuti dari para chef yang ada di tipi channel AFC.

Eeeehh... kepanjangan ngobrolin daging. Saya mo masak apa ya hari ini... Hmm, saya masi punya satu bunga kol besar, paprika kuning dan merah, stok sayuran lainnya uda pada abis. Saya pake bunga kol setengah kuntum aja deh, kayaknya diblansir dan disiram daging saus teriyaki bakalan enak nih. Okeeii...mari kita selesaikan hehehehehh...


CAULIFLOWER with GROUND BEEF TERIYAKI
By: Alya's Kitchen
Bahan:
1 buah bunga kol ukuran small-medium, bersihkan dan potong per kuntum
Air untuk merebus
125 gr daging cincang
3 sdm minyak sayur
1 bawang bombay rada kecil, iris kasar
1 buah paprika, iris kasar
3 siung bawang putih, geprak dan cincang
1 cm jahe, geprak dan cincang halus
2.5 sdm kecap manis
2 sdt kecap asin
75 ml air matang
1/3 sdt merica bubuk (bisa diganti lada hitam tumbuk kasar)
1/2 sdt minyak wijen
Cara:
Didihkan air, masukkan potongan bunga kol, masak sesaat lalu tiriskan dan siram dengan air dingin. Tiriskan lagi lalu tata di piring. Sisihkan. (tingkat kematangan sesuai selera ya..)
Panaskan daging cincang di wajan tanpa minyak dengan api kecil hingga berubah warna, jangan sampai mengering, matikan api dan sisihkan.
Panaskan minyak sayur, tumis bawang putih dan jahe hingga wangi, masukkan bawang bombay, kecap manis, kecap asin, setelah berbuih masukkan tumisan daging cincang berikut kaldunya. Tuangi air, masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga menyusut dan mengental.
Tambahkan minyak wijen, merica bubuk dan paprika, masak sebentar, angkat.
Siramkan saus daging keatas permukaan bunga kol di piring. Sajikan segera.
Note:
Bunga kol bisa diganti aneka sayuran lain seperti brokoli, kailan, buncis dll

Thursday, March 07, 2013

Tumis Nangka Muda

Nangka muda (gori atau tewel) termasuk jenis sayuran yang saya stok di freezer (setelah diblansir) karena hubby suka masakan berbahan gori. Kalau sedang musim nangka rada susah menemukan gori yang bagus seperti susahnya mencari mangga muda di musim mangga masak pohon. Kalopun ada biasanya uda dalam tahap menuju tua sehingga jika dimasak teksturnya agak lebur, bukan lembut yang kenyal.
Salah satu kendala ketika mengolah gori adalah getahnya yang lengket banget. Untuk membersihkan getah yang lekat di tangan, talenan dan pisau, ibu penjual nangka langganan di pasar memberi tips jitu: taburkan kanji ke permukaan yg terkena getah lalu gosok2 maka getah akan mudah dibersihkan.
Nangka muda tidak hanya bisa dimasak berkuah santan baik lodeh maupun gulai, nangka muda enak juga diurap, dibikin botok maupun ditumis apalagi dengan tambahan udang dan pete yang bikin makin sedebbbb...



TUMIS NANGKA MUDA
By: Alya's Kitchen
Bahan:
250 gr nangka muda cincang, blansir sebentar
50 gr udang kupas, cincang kasar
pete kupas secukupnya
2 cm lengkuas, geprak
1 lembar daun salam
125 ml air kaldu
garam dan gula secukupnya
1/3 sdt merica bubuk
3 sdm minyak untuk menumis
Bumbu Iris:
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
cabe rawit secukupnya
Cara:
Panaskan minyak, tumis lengkuas, bawang merah dan putih hingga layu
Masukkan pete, udang, cabe rawit dan daun salam
Tumis dengan api kecil hingga udang setengah matang
Tuangi kaldu, bumbui dengan garam gula dan merica bubuk, masukkan nangka muda
Masak dengan api kecil, tutup 15 menit
Buka tutup & besarkan api sedikit, masak hingga air mengering
Sajikan
Notes:
Blansir : didihkan air, masukkan nangka cincang, aduk2 sebentar hingga mendidih kembali, segera tiriskan

Wednesday, December 05, 2012

Tempe Mendoan

Pertama kenal Tempe Mendoan dari kakak yang tinggal di Cilacap, langsung termehe-mehe :))
Rasa kencurnya sangat dominan, teksturnya lembut soale digoreng bentar sekedar tepungnya mateng tapi ga kering. Begitu digigit mmmh... melting in your mouth deh, empuk & lembut. Agar bumbunya meresap sampe tempenya juga aliyas ga di coatingnya doang, rendam tempe dalam larutan bumbu sebelum diberi tepung.


TEMPE MENDOAN
By: Alya's Kitchen
Bahan:
3 bungkus tempe, iris tipis 2mm
125 gr terigu (ato secukupnya)
4 batang daun pre, iris kasar
Air matang secukupnya
Bumbu halus:
2 cm kencur
1 sdt ketumbar
2 siung bawang putih
Garam secukupnya
Cara:
Aduk bumbu halus dengan air, masukin tempe. Diamkan 10 menit, tiriskan hati2 agar irisan tempe ga rusak.
Aduk bumbu perendam dengan terigu & daun bawang sampe membentuk adonan yang cukup kental, tambahin garam kalo perlu (soale garamnya sebagian terserap tempe, kali2 aja jadi kurang asin yahh)
Siapin wajan dengan minyak banyak+panas, celup tempe ke adonan tepung & segera masukin ke wajan satu persatu.
Goreng bentar aja asal tepungnya mateng jangan sampe kering (sekitar 2-3 menit kali ye).
Hidangkan hangat dengan cabe rawit, enak banget dimaem pas cuaca adem nyaaammm

Saturday, September 01, 2012

Terong Panggang Daging Cincang

Terong merupakan salah satu sayuran buah yang sangat digemari kami berdua. Seringnya saya kukus atau panggang untuk kemudian disajikan dengan aneka condiments seperti sambal terasi, sambal tomat, saus rujak madura, tumis balado, dll.
Sebagai alternatif menu terong, sesekali saya bikin terong panggang dengan saus daging. Terinspirasi dari Moussaka atau Eggplant Casserole dari turki dan itali yang kemudian beken mendunia, Terong Panggang Saus Daging ini saya buat versi tradisional dengan bebumbuan khas Indonesia :)
Pilih terong yang muda supaya bijinya tidak mengganggu dan tentu saja dagingnya lebih tebal. Kalo bisa pake terong jepang (black beauty eggplant) lebih baik karena meski muda tapi penampang irisnya lebar dan manis.
Saus dagingnya boleh juga kalau pakai ala bolognese :)

TERONG PANGGANG DAGING CINCANG 
By: Alya's Kitchen
Bahan:

2 buah terong jepang atau jenis lain (takaran disesuaikan) pilih yang muda
200 gr daging cincang
garam dan gula
2 buah tomat, cincang
1 butir telur
1/4 sdt merica bubuk
75 ml santan atau susu
2-3 sdm keju parmesan parut
Minyak untuk menumis
Bumbu Halus:
4 buah cabe merah
10 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 lembar daun jeruk
Cara:
Tumis daging cincang dengan sedikit minyak hingga berubah warna, sisihkan.
Iris terong melintang serong setebal 1-1.5 cm
Siapkan loyang tipis, oles sedikit minyak dan tata irisan terong di atasnya. Panggang 15 menit.
Sementara itu tumis bumbu halus hingga benar2 matang tidak langu, masukkan tomat cincang, aduk hingga tomat layu, angkat. Satukan dengan tumisan daging cincang.
Siapkan pinggan tahan panas, oles minyak tipis, tata satu lapis terong panggang di dasarnya
Ratakan adonan daging diatasnya, tutup dengan satu lapis irisan terong panggang
Kocok telur, merica, santan/susu, siramkan keatas terong, diamkan sebentar hingga meresap
Taburi parmesan, panggang selama 30 menit, angkat dan sajikan hangat
Notes:
Finishing lainnya, hilangkan adonan telur, beri parutan mozarella diatas terong pada 15 menit terakhir pemanggangan

Kacang Panjang Tumis Daging Cincang

Masakan ini ada di dua resto favoritku dengan nama berbeda tapi penampilan sama persis. Sebenernya jenis masakan yang simpel saja sebagaimana umumnya jenis tumisan. Aku demen dengan kerenyahan kacang panjang muda yang manis, dipadukan dengan daging cincang berbumbu dan ditumis tidak terlalu lama sehingga dagingnya masih juicy. Paduan yang serasi.
Kunci keistimewaannya kurasa ada pada pengolahan kacang panjang, yang masih renyah tapi tidak langu dan tetap manis. Kalau diamati detil nampak permukaan kacang panjangnya berselaput tipis seperti digoreng :)
Hasil coba-coba di dapur ternyata memuaskan, nggak kalah dengan yang ada di resto *winks*

KACANG PANJANG TUMIS DAGING CINCANG

By: Alya's Kitchen
Bahan:

150 gr kacang panjang muda, potong2 6cm
100 gr daging cincang
Minyak sayur untuk deep frying dan menumis
2 siung bawang putih, geprak & cincang halus
5 butir bawang merah, cincang halus
1 buah cabe merah, buang bijinya, iris tipis
2 sdt saus tiram
Garam dan gula secukupnya
Minyak wijen (optional) secukupnya
Cara:
Panaskan minyak dengan api besar, deep fry kacang panjang 1 menit, tiriskan
Siapkan wajan dan minyak untuk menumis dengan api medium
Tumis bawang putih, bawang merah dan cabe merah hingga layu, masukkan daging cincang, saus tiram, garam dan gula
Tumis daging hingga mulai matang, masukkan kacang panjang (dan minyak wijen), aduk2 hingga panas keseluruhan, angkat & transfer ke piring saji.
Sajikan segera.
Note:
Pilih kacang panjang yang muda/baby, yang belum nampak bijinya. Bisa juga diganti baby buncis.
Pilih daging cincang yang lemaknya sedikit. Kalo pake yg daging berlemak maka kurangi minyak untuk menumis.

Tuesday, May 24, 2011

Nostalgia Sayur Bayam

Sayur Bayam adalah sayur yang amat sangaaaaat mudah dibuat bahkan oleh anak esde, juga ga perlu alat & bahan aneh2 shg mudah dibuat oleh anak kost :D Meski begitu, sayur ini sangat segar dengan rasa yang netral hingga mudah dipadu dengan lauk apa aja. Yang pasti dari segi nutrisinya sangat kaya serat dan vitamin *asal jangan terlalu matang yah..*. Aku cukup sering masak Sayur Bayam karena simpel, segar dan kami berdua menggilainya hahahaha... Sekali masak untuk sekali saji supaya nutrisinya prima dan tampilannya juga cantik karena sayur bayam yg uda lewat beberapa jam warna kuahnya jadi gelap.

Ngobrolin Sayur Bayam sama menyenangkannya dengan menikmatinya. Aku punya banyak cerita tentang sayur bayam yang kukenal sejak kecil sebagai salah satu sayur favoritku. Saat masih kecil Sayur Bayam yang kukenal adalah berbumbu temu kunci yg digeprak ajah dan irisan bawang merah atau daun bawang (onion spring, bukan leek). Isinya beneran hanya daun bayam doang plus kemangi sebagai elemen aroma, kadang2 ummi menambahkan potongan jagung atau oyong. Kata ummi aku doyan sayur sejak kecil, kalo makan sayur bayam bisa abis banyak hanya saja kalo ketemu irisan bawang ato daun bawang pasti diminggirin *all kids do, mom.. :D*. Oya saat kecil aku ngga suka kemangi. Meski masih kecil (belum masuk esde) aku suka main di dapur jadi tau seperti apa kemangi, sungguh ngga suka dengan baunya yg aneh. Kalo makan sayur bayam pasti nanya "ngga pake kemangi kan?" dan ummi jawab enggak, maka kuabisinlah sayur bayam di piringku yang ternyata setelah gede baru tau kalo pake kemangi hahahahahaa... pas uda gede, makan sayur bayam tanpa kemangi rasanya hambar :P

Varian Sayur Bayam yg lain kukenal dari nenek pihak ummi (gaya suroboyo). Sayur bayam ditambah beras menir sehingga namanya berubah menjadi Jangan Menir (jangan=sayur, bhs jawa). Jaman dulu kualitas beras belum seperti sekarang, kita harus menampi beras menggunakan tampah/nyiru untuk membersihkan dan memisahkan beras dari campuran sekam2 padi dan kerikil halus. Nah, beras menir ini adalah pecahan/serpihan beras yang tersisih di pinggiran tampah/nyiru ketika menampi beras. Kalo di kalangan madura beras menir ini suka dicampurkan dalam bumbu soto daging (direndam dan ikut dihaluskan) membuat kuah soto jadi keruh dan agak butek. Ngga jarang juga dimasukin ke sayur bayam, entah fungsinya apa krn secara rasa ngga menyumbang apapun dan penampilan juga jadi campur baur hahahaha... tapi kangen juga makan Jangan Menir :D

Kalo versi keluarga nenek pihak abah (madura) sayur bayamnya sangaaaat spesial. Kuahnya pake kaldu sapi berikut tetelannya, temukunci dan bawang merahnya diulek kasar dengan tambahan sedikit cabe merah, sedikit jagung sisir dan tentu saja terasi -the secret key of madurese food-, sayurnya bayam tanpa kemangi atau paling banter ditambah oyong. Begitu spesialnya sayur bayam versi yg ini sehingga tanpa disadari seolah menjadi sayur keramat yg wajib (dan HANYA) hadir di meja saat bulan ramadhan sampai sekarang. Hari pertama bulan ramadhan sampai seminggu kedepannya ummi bikin sayur ini setiap hari, selanjutnya bikin bergiliran dengan sayur yg lain. Entah mengapa kalo hari2 biasa kami ngga tertarik masak sayur bayam versi ini :D

Kakak nomer satu yg tinggal di Cilacap dan beradaptasi dengan kuliner lokalnya, bikin sayur bayam dengan bumbu yg berbeda... pake lengkuas geprak dan daun salam, plus kadang2 nambahin kacang panjang dan wortel. Kata blio disana susah cari temu kunci krn bukan bumbu yg populer di kuliner mereka. Untuk lidahku yang terbiasa dengan kesegaran khas three musketeers daun bayam-temu kunci-kemangi tentu sayur bayam versi kakak tidak membuatku berminat bikin di rumah walau aku cukup enjoy memakannya *me the predator, mind you.. :D*

Oh masih ada satu lagi sayur bayam versi berbeda, yang kukenal setelah menikah dan beradaptasi dengan selera hubby. Sayur bayam dengan kuah santan encer dan bumbu simpel yang dihaluskan: bawang merah-putih, sedikit lengkuas & kencur, ketumbar is optional. Bayam dipadu dengan sahabat2 lainnya seperti biasa (labu air, oyong, jagung). Well, cukup enak dan namanya berubah menjadi Bobor Bayam :) Pertama kumakan saat kami belum menikah, berkunjung ke rumah kerabat blio untuk memperkenalkan calon biniya (ehm ehmm...), sayur bayam disajikan dengan ikan asap goreng dan sambal terasi, waduuhhh... paniiiikkkk... duet maut yang bikin aku ngga bisa jaim saking doyannya hahahaha... melihat aku sangat menikmati masakannya sambil terus2an memuji *tulus lho, bukan untuk ngambil hati hihihi..*, jadinya saban kami mudik & berkunjung kesana pasti dimasakin duet maut ini, sampe sekarang :)

Lalu, versi mana yang kupilih?
Blio paliiiing suka kalo sayur bayam diisi kumplit, dengan potongan jagung, labu siam, labu air, oyong dan kemangi. Tanpa santan maupun dengan santan. Tapi kalo bulan ramadhan aku tetap pilih sayur bayam gaya nenek madura yang kusebut Sayur Bayam Ramadhan :)

SAYUR BAYAM RAMADHAN
By Alya's Kitchen
Adopted from Grandma's old fashioned recipe
Bahan:
1 ikat bayam, disiangi & diiris kasar
1 genggam daun kemangi
1.5 buah jagung agak muda, potong2 3cm
2 buah oyong, kupas & potong2 (boleh ganti labu air)
800 ml kaldu sapi /secukupnya (lebih enak kalo ada daging tetelannya juga)
garam secukupnya
Bumbu, tumbuk jangan terlalu halus:
5 cm cabe merah
4 siung bawang merah
3 cm temu kunci diiris2
1/2 sdt terasi
1/2 buah jagung disisir
Cara:
Didihkan kaldu, masukin bumbu halus & potongan jagung, masak terbuka hingga bumbu matang tidak bau langu.
Masukin bayam & oyong, masak hingga cukup matang.
Matikan api, tambahkan garam & aduk2 hingga rata, sajikan hangat.

Tuesday, March 01, 2011

Tempe Urap Mentah

Dulu bikin urap seperti ini karena rada capek ati cari2 menu raw food, setengah putus asa deh bikin resep ini hahaha... ternyata pas uda jadi oh enak sekali & jadi andalan sampe sekarang. Bikinnya cepet tinggal iris ato cincang semuanya, ulek2 sebentar & campur deh. Cocok kalo lagi keburu2 dan yang penting nutrisinya tinggi karena semuanya mentah (kecuali tempe), segar renyah dan cocok untuk menu lunch ala FC :)

TEMPE URAP MENTAH
By Alya's Kitchen
Bahan:

150 gr tempe, kukus & potong kecil2
4 helai kacang panjang, iris halus
2 sdm lamtoro
1 buah mentimun ukuran sedang, iris halus
daun kemangi secukupnya
100 gr kelapa setengah tua diparut memanjang
Bumbu Halus:
cabe rawit secukupnya
1 cm kunyit
1 cm kencur
1/2 cm lengkuas muda (optional)
2 lembar daun jeruk
1 siung bawnag putih
1/2 sdt garam /secukupnya
1/4 sdt gula pasir
1/4 sdt terasi
Cara:
Campur bumbu halus dengan kelapa parut, tambahkan semua bahan lainnya, aduk rata & sajikan segera.

Thursday, November 11, 2010

Buncis Tumis XO

Paling demen ama buncis yang ditumis dengan saus XO. Rasa manis renyah buncis berpadu gurihnya XO, bikin nasi nambah terus2an :))
Biasanya aku tambahin tahu goreng juga ke dalamnya, jadi kumplit dapet vitamin dan protein juga :) Kalo doyan pedes bole ditambahin cabe rawit.

BUNCIS TUMIS XO
By: Alya's Kitchen
Bahan:

150 gr baby buncis, bersihkan
2 butir bawang merah, cincang
1 siung bawang putih, cincang
1 sdm saus XO
gula pasir dan garam secukupnya
minyak sayur untuk menumis
Cara:
Panaskan minyak, tumis bawang merah dan putih hingga agak kekuningan
Masukin saus XO, garam dan gula pasir, aduk rata
Masukin baby buncis, tumis hingga layu dan bumbu2 agak mengering, angkat & sajikan
Note:
Tidak perlu menumis sampai matang supaya warna buncis tetap hijau cantik dan rasanya manis renyah
Baby buncis bisa diganti buncis biasa, diiris serong panjang
Bisa ditambahkan tahu yg sebelumnya dipotong dadu dan digoreng ga terlalu kering, dimasukin bersamaan dengan saus XO. Sesuaikan takaran bumbu2 dengan tahu yang dicampurkan :)
Hati2 dengan penambahan garam karena saus XO sudah agak asin

Wakame Salad

Nori dan Wakame adalah dua jenis rumput laut yang paling banyak digunakan di kuliner Jepang. Wakame juga digunakan di kuliner Korea.
Berbeda dengan Nori yang telah mengalami proses hingga menjadi lembaran tipis, di Indo Wakame banyak dijumpai dalam bentuk asli yang dikeringkan, menyerupai rumput kering berkerut2 warna hijau gelap kehitaman. Jika direndam akan menjadi lembaran2 daun rumput laut yang panjang, lebih tebal dan kenyal dari nori, dan aroma laut yang sangat khas.

Wakame banyak mengandung protein, kaya serat dan mineral esensial (kalsium, fosfor, yodium, zat besi dll) hingga antioksidan.

Di resto umumnya wakame disajikan dalam bentuk sup (bersama miso) atau salad dingin yang segar. Kalo di dapurku, wakame sering kujadikan sup (kaldunya berbasis wakame itu sendiri) dengan kacang polong, bawang bombay dan kadang2 plus tofu. Nggak jarang juga kubikin salad khas Indonesia: sayur urap :D *supaya rasanya bisa diadaptasi oleh hubby*. Sebagai salad, aku suka banget dikombinasi dengan jeruk, ditabur kacang2an sangrai dan wijen.

ORANGE & WAKAME SALAD
By: Alya's Kitchen
Bahan:

Wakame kering secukupnya
jeruk mandarin/sunkist kupas
wijen sangrai
kacang2an sangrai tumbuk kasar
Dressing, aduk rata:
salad oil
air jeruk lemon
bawang merah/bombay cincang
bawang putih cincang
dark soy sauce *bole diganti kecap asin biasa*

madu
sedikit gula pasir
Cara:
Rendam wakame dalam air dingin hingga mengembang dan lunak, tiriskan. Blansir sebentar, tiriskan.
Potong2 wakame sesuai selera, susun di piring bersama jeruk.
Siram dengan dressing, taburi kacang tumbuk dan wijen sangrai, sajikan segera

Friday, October 29, 2010

Lodeh Jantung Pisang & Teri

Lodeh jantung pisang selalu bikin hubby gak cukup makan sepiring. Apalagi kalo bumbu halusnya ditambah terasi dan kuahnya dicampur teri, hmmh...aromanya makin sedap. Teri bisa pakai jenis apa aja, ga harus teri medan. Kebetulan aja ada stok teri medan di friser :)

Oh ya, resep ini juga sekaligus perbaikan dari resep terdahulu ya.. sepertinya di resep terdahulu aku terlalu banyak pakai kemiri dan ketumbar :) penggunaan teri bisa diskip aja kalo alergi atau ngga suka teri.

LODEH JANTUNG PISANG & TERI
By: Alya's Kitchen
Bahan:
1bh jantung pisang
50gr teri medan
500ml air/kaldu
250ml santan kental
2 lbr daun salam
Bumbu Halus:
1 cabe merah
5 bw merah
2 bw putih
1 cm lengkuas muda
2 bt kemiri
0.5sdt ketumbar bubuk
0.5sdt terasi
Garam & gula
Cara:
Buang kelopak2 jantung pisang yg berwarna gelap & keras, kukus utuh 15mnt lalu iris2 kasar.
Didihkan kaldu/air, masukin teri, daun salam dan bumbu halus, rebus 5 menit.
Masukin jantung pisang dan santan, didihkan kembali.
Simmer tertutup 15mnt, matikan api & biarkan tetap tertutup hingga hangat, siap disajikan.
Note:
Kalo suka pedes bisa ditambah cabe rawit yg dimemarkan, masukin bareng bumbu halus.

Saturday, April 03, 2010

SUP TOFU & ENOKI

Sebenernya idenya bukan dalam bentuk sup tapi lebih ke bentuk tumisan. Cuaca mendung dan gerimis bikin banting setir jadi sup kental hangat hehehehehhh...
Kelembutan tofu berpadu dengan lembut-kenyal jamur enoki yang unik menyatu dalam kuah kaldu udang yang sedap bikin sup ini terasa sedap memikat ;)



SUP TOFU & ENOKI
By: Alya's Kitchen, Dapurgue
Bahan:
1 bungkus silken tofu
2 siung bawang putih, geprak
1 cm jahe, geprak
1/2 buah bawang bombay ukuran kecil, iris2
60gr jamur enoki atau secukupnya
750 ml kaldu udang segar
1 sdt minyak wijen
garam dan merica bubuk secukupnya
1-2sdm minyak sayur untuk menumis
2-3 sdt kanji yg dicairkan dengan sedikit air
Cara:
Potong2 silken tofu, lumuri permukaannya dengan terigu tipis2 lalu goreng hingga cukup kering luarnya.
Panasin minyak sayur, tumis jahe dan bawangg putih geprak hingga wangi, masukin bawang bombay.
Setelah layu dan harum tuangi kaldu udang, bumbui garam dan merica bubuk, didihkan.
Masukin tofu, aduk rata & didihkan kembali, kentalkan dengan larutan kanji.
Matikan api, masukin jamur enoki dan minyak wijen, aduk rata & siap disajikan segera.

Note:
Buat kaldu udang menggunakan kulit & kepala udang yg disangrai lebih dahulu hingga kering lalu tuangi air, rebus dengan api kecil bersama daun jeruk, sedikit jahe dan serai hingga sekitar 1 jam. diamkan hingga dingin lalu saring.

Wednesday, December 10, 2008

Mixed Vegetable Salad with Honey Dressing

Quick cooking bergaya fusion ala Dapurgue hehehe.... Salad dengan kombinasi sayuran lokal dipadu vinaigrette dressing yang diracik secara "indonesia" mengunakan coconut oil, air jeruk purut, bawang merah cincang, madu dan sejumput black pepper. Hmmm.... segar! Variasi dan takaran sayur atur ajah ya, sesuaiin jumlah dressingnya hehehe...


MIXED VEGETABLE SALAD with HONEY DRESSING
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
Wortel, potong dadu
Biji jagung manis segar
Buncis, iris2
Kuntum bunga kol
Mentimun, iris korek api
Daun selada bokor (atau jenis lainnya), iris kasar
Dressing:
75 ml virgin coconut oil *bisa diganti minyak lainnya*
4 butir bawang merah, cincang
2-3 sdm air jeruk purut *bisa genti limau/nipis/lemon*
3 sdm madu
1/3 sdt lada hitam yang udah ditumbuk
garam secukupnya
Cara:
Blansir wortel, buncis dan bunga kol sebentar aja *kalo suka mentah lebih okeh lagi*.
Campur semua sayuran jadi satu, tempatkan di mangkuk.
Aduk semua bahan dressing jadi satu hingga rata dan homogen. Tuangkan diatas sayuran, sajikan segera.
Note:
blansir = masukkan sayuran dalam air mendidih selama beberapa menit, tiriskan langsung masukkan dalam air es, tiriskan kembali.
bawang merah bisa diganti bawang bombay.
bisa ditambah herbs cincang halus *seledri, daun bawang, mixed herbs*.

Friday, November 28, 2008

Sambal Goreng Kentang Minimalis

Bumbunya minimalis cuma cabe dan bawang merah, juga ngga pake santan. Meski berbumbu ringan tapi rasanya ngga kalah enak dibanding sambal goreng kentang biasa dan yang paling penting: praktis dan cepat, hehehe…
Sajikan dengan nasi hangat, sayuran rebus atau lalapan sebagai menu sehat kombinasi pati-sayur.

Sambal Goreng Kentang Minimalis
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
500gr kentang kupas
Minyak sayur secukupnya
2 papan pete *optional*
¾ sdt garam/secukupnya
2 sdt gula merah/secukupnya
100 ml air kaldu
Bumbu Halus:
5 buah cabe merah
Cabe rawit secukupnya
8 butir bawang merah
Cara:
Kentang dipotong dadu, cuci bersih dan goreng agak kering.
Pete dibelah2.
Panaskan 3 sdm minyak, tumis pete hingga layu, masukkan bumbu halus dan tumis hingga wangi dan matang.
Tuangi air kaldu, tambahkan garam dan gula. Masak hingga menyusut.
Masukkan kentang goreng, aduk hingga rata dan agak mengering, angkat dan sajikan.

Tuesday, October 07, 2008

Tumis Sayur Warna-Warni

Lebaran fest usai sudah, kue2 dan minuman2 manis, masakan2 gurih bersantan pekat, semuanya identik dengan lebaran. Hari ini kembali tobat, memulai lagi makan ringan dan sehat. Aneka sayuran berwarna sudah pasti tinggi vitaminnya. Bisa pakai sayuran apa saja sesuai selera. Tumis sebentar saja agar sayuran tetap renyah manis dan ngga rusak kandungan nutrisinya.


Tumis Sayur Warna-Warni
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
1 batang wortel, iris halus
3 lembar kol merah, iris halus
4 sdm kacang polong beku
2 sdm minyak sayur
5 butir bawang merah iris halus
3 siung bawang putih iris halus
1/3 sdt garam
seujung sdt gula pasir
sejumput merica bubuk
50 ml air kaldu segar
Cara:
Panaskan minyak, tumis bawang merah dan putih hingga layu kekuningan.
Tuangi kaldu, didihkan.
Masukkan wortel dan kacang polong, aduk2 selama 1 menit.
Bumbui garam, gula dan merica bubuk.
Masukkan kol merah, lanjutkan memasak dengan api besar selama 1 menit sambil diaduk2.
Angkat & sajikan segera.
Note:
Tumisan ini sebaiknya segera disajikan dan dihabiskan karena bila terlalu lama warnanya ngga cantik lagi kelunturan kol merah.

Monday, September 15, 2008

Nasi Goreng Brokoli

Cocok untuk alternatif menu sahur yang praktis, cepat, mudah dan bergizi. Sayurnya bisa disesuaikan selera. Karena yg lagi ada di kulkas brokoli ya jadi deh nasgor brokoli hehehe... Kalo suka pedas bisa ditambah cabe rawit saat menghaluskan bumbu.


Nasi Goreng Brokoli
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
2 piring nasi dingin
Kuntum brokoli secukupnya, blansir sebentar
6 butir bawang merah
1/2 sdt garam
2 sdt saus tiram
2 sdt kecap asin /secukupnya
2-3 sdm minyak sayur untuk menumis
Cara:
Haluskan bawang merah dan garam.
Panasin minyak, tumis bumbu halus hingga wangi.
Tambahkan nasi, brokoli, kecap asin dan saus tiram.
Masak sambil diaduk2 hingga rata dan panas.
Sajikan hangat dengan irisan tomat.

Thursday, September 11, 2008

Garlicious Peanut Dressing

Satu hari makan salad di suatu fusion resto. Rasanya unik, segar & ngejutin. Isiannya sih cuman brokoli rebus renyah ama irisan bawang bombay tipis2. Sausnya yg ngagetin dan aku ngga bisa meraba komponen utamanya. Yang pasti rasanya medok banget bawang putih mentah disela rasa gurih lembut komponen utamanya, mixed dengan asam lemon yang segar. Kalu diamatin nih saus kayaknya dari kacang2an/biji2an tapi yang pasti bukan kacang tanah hehehe... Pas ngobrol ama Mba Esther, baru ngeh kalo saus itu terbuat dari Tahineh. Owalaaahhh.... baru mudeng. Iya iya bener juga, masuk akal banget kalo terbuat dari tahini (iya yg kutahu tahini, beda bahasa aja kali ye). Krn meski pernah makan tahini tapi ngga masuk daftar menu familiar plus tahini yg kukenal rasanya datar2 aja (emang rasa aslinya gitu) jadi ngga merasa kalo yg di resto itu tahini. Mba Esther crita kalu di timteng tahineh beken dibikin hummus. Tahineh dicampur garbanzo dan garlic paste, jadilah hummus buat colekan makan roti. Kalo italian mungkin model2 pesto gitu kali ye...
Keinget cerita Mba Esther, kemaren sore pulang kantor cepet2 nyerbu dapur bikin tahini versi jawa aliyas pake kacang tanah hahahaha... maksa deh :P saking pengennya makan tahini tapi males mampir beli wijen. krn bbrp hari ngga sempet belanja, clingak-clinguk di kulkas ada kubis merah dan toge, embat aje buat nemenin si tahini *eh kebalik ye*. Kriuk2 renyah kubis merah & taoge segar bercampur tahini wannabe, not bad at all! tar sore mo bikin lagi buat makan brokoli rebus.
Buat pecinta bawang putih, this dressing is a must try!

Garlicious Peanut Dressing
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
1 sdm kacang goreng
1 siung bawang putih mentah
2 sdt air jeruk limau
2 sdm salad oil
3-4 sdm air matang
½ sdt gula pasir
¼ sdt garam
Cara:
Blender semua jadi satu, sajikan dengan sayuran.
Note:
Salad oil selain pake olive oil kalo ada cobain pake light sesame oil biar rasanya mirip tahini hehehe…
Ato kalo mo bikin tahini beneran, 1 sdm kacang tanah digenti 2 sdm wijen sangrai, minyak teteup pake olive oil.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...