A Shot of Me

Thursday, February 23, 2012

Cocktail Cream Soup

Sebenarnya banyak sekali variasi Cream Soup, biasanya penamaannya berdasar bahan utamanya seperti Cream Corn Soup, Champignon Cream Soup, Pumpkin Cream Soup dll. Kali ini dinamakan "Cocktail" karena ngga seperti cream soup yang biasanya isiannya minimalis, disini bahan isiannya beraneka ragam. Ada sosis, greenpeas, bawang bombay, jagung, jamur kancing hingga smoked beef. Tambahan keju menjadikan rasa kuahnya semakin creamy dan kaya rasa.
Dari aneka variasi tersebut satu hal yang menjadi ciri khas cream soup adalah pembuatan Roux sebagai adonan dasar yang berfungsi untuk mengentalkan sup hingga menjadi creamy. Roux juga dipakai pada pembuatan brown sauce untuk steak, Mornay Sauce untuk lasagna hingga beef balls / biterballen.
Untuk mendapatkan Roux yang cantik halus ngga brindilan, kunci utamanya terletak pada ketelatenan untuk mengaduk :) Begitu tumisan tepung menjadi matang, penuangan kaldu harus dilakukan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dan konsisten hingga tahap kekentalan yang diinginkan.
Eh eeehhh... jangan galau merasa ribet duluuu... kalo bikin cream soup bisaaaaa kok jalan damai :))
Ikutin ajah step2 di bawah, lalu baca seksama notes yang paling bawah hihihii..


COCKTAIL CREAM SOUP
By: Alya's Kitchen
Bahan 1:
50 gr salted butter
50 ml /5sdm minyak sayur (gw pk minyak jagung)
5-6 sdm terigu
2 bw bombay, cincang kasar, sebagian diiris2
175 gr keju cheddar, parut
Bahan 2, campur:
3/4 kaleng susu evaporated
1.5-2 liter kaldu sapi/ayam
Bumbu:
2 sdt italian mixed herbs *
1 sdt lada bubuk
1 sdt pala bubuk
Garam gula secukupnya
Isian:
1 klg cream corn **, bisa diganti jagung manis biasa secukupnya
1 klg sosis cocktail /sopini, iris2
1 klg jamur kancing /champignon, iris2
Daging asap, iris2, tumis sebentar
Kacang polong beku secukupnya
Cara:
Buat roux: panasin butter+minyak di panci, tumis bwg bombay sampe layu wangi, masukin tepung terigu, aduk2 hingga tepung matang dan bawang bombay mulai berwarna kecoklatan, matikan api.
Masukin keju, tuang campuran Bahan 2 sedikit demi sedikit sambil terus diaduk dengan balloon whisker (kocokan kawat) secara cepat dan konsisten agar halus gak brindilan. Kalau konsistensinya udah kental seperti bubur, tuang sisa Bahan 2, aduk rata & nyalain api lagi.
Tambahin bumbu2 dan bahan isian kecuali sosis.
Masak sambil sesekali diaduk hingga mendidih, masukin sosis, didihkan lagi, matikan api.

Siap disajikan hangat.
Note:
* italian mixed herbs bisa dibeli di supermarket, bisa diracik sendiri berupa campuran oregano, thyme, rosemary, marjoram dan basil dengan perbandingan sama rata. kalo ngga ada kumplit setidaknya oregano dan thyme wajib hadir :)
** cream corn ada di supermarket merk del monte (kemasan tetrapak) atau pronas (kalengan) berupa jagung manis yang diolah setengah utuh dan setengah rada hancur, dikentalkan dengan maizena. bisa diganti jagung manis segar yang disisir
Tips:
Untuk menyingkat proses, tumisan tepung bisa diblender dengan Bahan 2 sehingga halus dengan cepat dan mudah. Jangan lupa bawang bombay ditumis secara terpisah dan sisihkan (dimasukkan bersama bahan isian lain)
Cocok disajikan dengan crouton atau garlic bread
Bisa ditambahkan aneka isian lain
Tumisan daging asap bisa disajikan sebagai taburan, plus tambahan parmesan bubuk untuk rasa lebih mewah
Untuk penampilan yang lebih "ala cafe", cream soup disajikan dalam cup keramik ditutup hamparan pastry sheet dan dipanggang, menjadi Zuppa Soup.

Sunday, November 13, 2011

Apple Crumble

Ini bawaan potluck untuk acara Latbar FoodMonster hari sabtu kemarin, masi sempet moto dari yg tersisa.
Ngga pake spices spt umumnya apple pie/crumbs krn lagi pengen yg lebih seger. Bikinnya gampang & cepet tapi rasanya asoy bangeeet... crumbs-nya garing renyah dan filling apel-nya juicy.
Jangan lupa pilih jenis apel yg renyah & agak asem. Kalo pake apel malang pilih yg kulitnya warna hijau semburat merah krn jenis ini lebih asem drpd yg kulitnya hijau kekuningan (manalagi), ato pake apel granny smith.
Bisa divariasikan dg tambahan apa ajah baik di filling mopun crumbsnya :)
Oiya, takaran gula di filling uda disesuaikan dari kemarin yg rada trll manis.



Apple Crumble
By: Alya's Kitchen
Bahan filling:
300+800 gr apel malang ato grannysmith
100 ml fresh orange juice
75 gr salted butter
50 gr campuran gula pasir & gula palem
125 gr golden raisin /sultana
Cara:
Panaskan butter di wajan, masukin gula & aduk hingga gula mencair
Tuangi orange juice, masak hingga agak menyusut.
300gr apel diparut kasar, lsg masukin ke campuran saus, aduk2 & didihkan.
Tambahkan golden raisin, masak sebentar
Masukin 800gr apel yg telah diris/potong sesuai selera
Masak sebentar aja, angkat & dinginkan.

Bahan Crumble:
225 gr tepung terigu
150 gr whole almond, sangrai
100 gr salted butter beku, potong dadu
125 gr campuran gula pasir & gula palem
2 sdm extra gula palem u/ taburan
parutan kulit 1 buah jeruk sunkist
1 putih telur
Cara:
Giling almond menggunakan chopper (jgn grinder, hslnya trll halus)
Satukan tepung, almond, gula & parutan kulit jeruk dalam baskom, aduk rata.
Masukin potongan butter dingin, aduk dg pisau pastry sambil dituangi putih telur sesendok2 hingga crumbly, atau diproses pake food processor.
Crumble siap dipakai.

Assembling:
Tuang apple filling ke pinggan tahan panas ato cetakan alufoil
Tebarkan crumble diatasnya hingga rata tertutupi semua & penuh
Taburi extra gula palem
Panggang di rak tengah 15mnt dg api sedang, transfer ke rak atas dg suhu tinggi 5mnt.
Angkat, siap disajikan hangat.

Notes:
Bole ditambahkan spices spt umumnya apple pie/crumble ke dlm adonan filling mopun crumbs
Almond bisa diganti kcg mente ato kacang2an lain
U/ memperkaya tekstur & rasa, bisa ditambahkan kelapa kering, oatmeal dll ke adonan crumbs

Tuesday, October 04, 2011

Mun Tahu

Pas HBH FoodMonster bbrp waktu lalu, mba Wita bawa potluck Muntahu yg beda dari yg sering aku jumpai. Bedanya adalah, ayam cincangnya baaaanyaaaakkkkk plus ranjau2 cabe rawit huehuehuehehehehehh...
Aku demen banget ama aneka olahan berbahan dasar tahu khususnya tahu cina (hard tofu). Makan Muntahunya Mba Wita jadi keingetan dulu suka bikin MunTahu juga, dengan versi yg berbeda (lebih cenderung ala chinese).
Ngga ada trik/tips khusus untuk memasak MunTahu, karena ini tergolong quick cooking yang simpel tapi ennnaakkk.... Tipsnya sih cuma satu, pake tahu cina ato boljug pake tofu, asal bukan tahu biasa yaahh.... (kalo di sby, tahu biasa rasanya rada asem , jejak rasa kedelainya nyaris ngga brasa).

Mun Tahu ala Alya's Kitchen
By: Alya's Kitchen
Bahan:
100 gr udang kupas
150 gr fillet ikan, cincang kasar
2 sdt kecap asin
3 sdm minyak sayur untuk menumis
3 siung bawang putih, memarkan & cincang halus
1.5 cm jahe, geprak
2 buah tahu cina, cincang kasar
250 ml air kaldu
2 lembar jamur kuping segar, iris2 kasar
1 buah bokchoy ukuran sedang iris2 *optional*
3 batang daun pre (leek), iris2
kanji secukupnya u/ pengental
Seasonings:
1 sdt dark soy sauce
2 sdt saus tiram
2 sdt minyak wijen
1/2 sdt blackpepper (bole ganti merica bubuk biasa)
garam & gula pasir secukupnya
Cara:
Aduk udang, ikan cincang dan kecap asin, diamkan di kulkas 15 menit
Panasin minyak sayur, tumis bawang putih & jahe hingga layu & harum
Masukin campuran udang & ikan, tumis hingga berubah warna
Tuangi seasonings, besarkan api & biarkan sesaat hingga berbuih
Tuangi kaldu, didihkan & kembalikan api ke medium
Masukin tahu cincang & bokchoy, aduk rata & masak hingga matang & kuah agak berkurang
Masukkan daun pre, langsung kentalkan dengan larutan kanji. Aduk rata, angkat & sajikan hangat
Note:
kalo ngga ada dark soy sauce bisa diganti kecap asin biasa, sesuaikan takaran rasa asinnya
selain udang bisa juga pake daging cincang, jamur shitake juga enak banget dicampurin. pas bikin sih adanya jamur kuping :D kalo bisa pake jamur segar (shitake, kuping, kancing/champignon, dll)

Friday, August 12, 2011

Ayam Sisit Wangi

Dulu kalo ada leftover berupa ayam goreng seringkali kusulap jadi ayam suwir yg ditumis pedas. Mirip Ayam Sisit ala Bali tapi lebih beraroma karena aku tambahin sereh dan daun jeruk juga. Belakangan suka kangen dengan masakan ini sehingga bikinnya dengan sengaja, ngga lagi karena punya leftover ayam goreng hahahaha...
Hubby suka kalo rasanya ngga manis dan dimasaknya sampe agak kering. So here i recompose my previous recipe to be better to his taste. Tetap ngga ninggalin rempah2 wangi favoritku: sereh, daun jeruk dan jeruk limau. Kali ini ditambah terasi (as the balinese's authentic one) dan ekstra kulit jeruk purut jika ada. Pelengkapnya sayuran rebus ato mentah, sambal maah ato sambal sere tabia. Selain dimakan dengan nasi hangat, Ayam Sisit Wangi ini cocok juga menjadi pelengkap nasi kuning loh...

Ayam Sisit Wangi
By: Alya's Kitchen
Bahan:
500 gr ayam kampung yg muda
2 siung bawang putih parut + 1 sdt garam
2 buah tomat, cincang kasar
2 buah sereh, geprak
2 buah jeruk limau, ambil airnya
1 sdt parutan kulit jeruk purut *optional*
Minyak untuk menumis
Garam secukupnya
Bumbu:
6 buah cabe merah
Cabe rawit secukupnya
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
2 cm kencur
1/2 sdt terasi goreng
4 lembar daun jeruk
Cara:
Lumuri ayam dengan bawang putih parut & garam, diamkan 15 menit lalu bakar hingga matang.
Suwir2 dagingnya, sisihkan.
Tumis semua bumbu hingga matang, haluskan lalu tumis kembali bersama tomat dan sereh hingga wangi.
Masukkan suwiran ayam dan parutan kulit jeruk, aduk2 hingga rata dan agak kering.
Sesaat sebelum diangkat masukkan air jeruk limau, aduk rata & sajikan.

Sate Lilit Ikan

Satu olahan lain dari fillet ikan, yang aku & hubby doyaaaaan banget. Ini masakan khas Bali yg uda terkenal *well apa sih tentang Bali yg ga terkenal*. Rasanya gurih karena dibumbui sarat rempah dengan tambahan kelapa dan santan. Agak mirip adonan Otak-Otak Bandeng ala Gresik hanya saja lebih sedikit jenis rempah dan jumlah cabe merahnya.
Kalo di versi asli tangkai satenya pakai batang sereh yang kurus (bagian hijau), aku cuma pake tusuk sate biasa yg dari bambu dan agak lebih lebar dari tusuk sate biasa. Makannya pake sambal matah ato sambal bawang tumis juga enak, dan sayuran rebus.

Sate Lilit Ikan

By: Alya's Kitchen
Bahan:
300 gr fillet ikan, iris kasar
4 sdm santan kental
4 sdm kelapa parut sangrai
Tusuk sate /batang sereh yg kurus, secukupnya
Minyak untuk menumis
Bumbu Halus:
2 buah cabe merah
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm kunyit
1 cm lengkuas
1 cm jahe
3 lembar daun jeruk, iris halus
1 batang serai, ambil bagian putih lunak, iris halus
Garam & sedikit gula pasir
Cara:
Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga matang
Satukan semua bahan, proses dengan food processor ato chopper hingga halus.
Ambil 1 sdm adonan, susun di tusuk sate atau batang sereh yg kurus, kerjakan sampai habis.
Bakar sambil dibolak-balik hingga matang, sajikan dengan nasi hangat dan pelengkap sesuai selera.

Sate Ikan

Saking doyannya ikan, kalo belanja ikan pasti sekaligus banyak buat stok sebulan. Tapi kadang2 suka bosen juga nih ikan mo diapain lagi. Uda bosen dibikin woku, kuah asam, dipenyet, dipepes, masak tauco, disarden dll. Sampe satu hari uda bener2 mati gaya, uda thawing fillet kakap putih dari friser trus bengong mo diapain :)) mendadak kepikir dibikin sate ajah... eh ternyata enak. Hubby kalap pulak makannya hihihi...
Tipsnya sih umum aja, selalu pilih ikan dengan kualitas yg baik. Meski hasil thawing dari friser kalo dari awalnya kualitas ikan kurang bagus rasanya juga kurang enak. Bisa pake fillet dari ikan jenis apa aja tapi hindari ikan yg berjenis daging padat seperti keluarga tongkol/cakalang karena kalo uda dingin jadinya keras. Grillingnya jangan terlalu lama supaya ikan tetep juicy ngga dehidrasi.

Tentang proses grilling, tentu repot sekali kalo harus nyalain arang segala belum lagi asapnya yang kemana2 dan harus ngipasin pulak. Biasanya di dapur modern ngegrill-nya pake grill pan, ato pake rotary pan aliyas panggangan disco, semuanya ditangkringin di kompor langsung. Setelah mencoba beberapa jenis alat grilling untuk dapur rumahan, aku paling cocok dengan alat pembakar yang terbuat dari bahan tembikar/terakota berbentuk bundar datar memiliki lubang2 di seluruh permukaannya dengan jalur2 yang berbaris rapi. Haduuh... aku lupa namanya, tapi di toko peralatan rumah tangga ada kok (well, di surabaya sih.. hehe..). Pembakar tembikar ini tidak banyak menimbulkan asap seperti pada rotary pan, aroma hasil bakaran juga lebih enak dan khas alami, ngga ngotorin kompor serta menyimpan panas sehingga meski api uda dimatiin bahan yg ada diatasnya masih tetap panas sampe sekitar setengah jam. Hanya saja harus rajin dibersihin karena tetesan bumbu/lemak/juice bahan yg dibakar ngumpulnya di jalur2 berlubang yang kalo uda numpuk bakal nyumbat lubang2nya dan hasil bakaran jadi ngga optimal.
Haiyyaaahhh... pasti pada penasaran. InsyaAllah tar kalo ada kesempatan aku potoin deh penampakannya :) Now let's just try the fish satay recipe...

Sate Ikan
By: Alya's Kitchen
Bahan:
300 gr fillet ikan, potong dadu
Tusuk sate secukupnya
Bumbu Halus:
2 cabe merah
3 siung bawang putih
2 sdt ketumbar butiran sangrai
2 sdm gula pasir
2 sdt air jeruk nipis/lemon
1 sdt peres garam /secukupnya
3 sdm light oil (boleh pake minyak sayur biasa)
Pelengkap:
Acar timun
Irisan bawang merah
Irisan tomat
Bawang goreng
Cara:
Aduk potongan ikan dengan bumbu halus, diamkan 5 menit
Susun setiap 4-5 potong di tusuk sate, kerjakan hingga habis
Bakar sambil dibolak-balik hingga matang, sajikan dengan sambal kecap kacang ataupun saus sate, dan pelengkap sesuai selera.

Botok Tempe

Botok Tempe merupakan salah satu masakan jawa natively. Paduan tempe dengan kelapa parut yang dikukus dalam bungkus daun pisang, hmmmm....aroma dan rasanya eksotis sekali. Beragam versi botok tempe yang ada di jawa, dari barat hingga timur semua memiliki versinya sendiri. Ada yang dicampur udang, dicampur teri, lamtoro (petai cina), pete maupun dicampur daun singkong. Ada yang berbumbu kunyit, berbumbu agak kecoklatan dan juga berbumbu putih, semua sama enaknya.
Kunci utama membuat botok tempe yang enak yaitu tempe harus dikukus lebih dahulu. Jika tidak dikukus maka botok tempe akan terasa "getir", semacam bau kedelai yang langu menyengat.

Hubby doyan banget botok tempe, segala versi. Ngga hanya dimakan sebagai lauk teman nasi anget, tapi juga digadoin :)) Botok tempe yang diajarin Ummi memakai bumbu yang minimalis tapi tetap enak, hanya bawang merah (tanpa bawang putih), lengkuas dan kemiri. Seiring berkembangnya selera sebagai dampak dari hobi jalan dan makan, aku memilih melengkapinya dengan beberapa bumbu lainnya dan alhamdulillah hasilnya dipuji my beloved man ;)

Botok Tempe
By: Alya's Kitchen
Bahan:
250 gr tempe, kukus & iris dadu
100 gr udang kupas, cincang (ato pake yg kecil2 tanpa dicincang)
1/4 butir kelapa setengah tua, parut memanjang
15 biji pete, iris2
5 cabe ijo, iris tipis
1 genggam daun kemangi yg udah disiangi
Cabe rawit utuh secukupnya
Daun salam dipotong dua, secukupnya
Daun pisang dan lidi/tusukgigi secukupnya
Bumbu Halus:
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 cm lengkuas
4 cm kunyit
1/3 sdt terasi *optional*
Garam dan sedikit gula pasir
Cara:
Satukan tempe, udang, pete dan kelapa parut di baskom.
Tambahkan bumbu halus, cabe ijo dan kemangi. Aduk rata hingga menyatu.
Ambil selembar daun pisang, alasi dengan sepotong daun salam, beri 2-3 sdm penuh adonan tempe, beri cabe rawit dan sepotong daun salam lagi. Bungkus bentuk tum & semat dengan lidi.
Kerjakan hingga semua adonan habis. Kukus selama 20 menit.
Sajikan dengan nasi hangat.

Wednesday, August 10, 2011

Pepes Udang v.2

Bulan Ramadhan gini, ternyata memicu adrenalin untuk nyempet2in masak sendiri di rumah meski sesibuk apapun kerjaan di kantor :) Biasanya kalo bulan ramadhan paliiiing terasa nikmatnya kalo masak masakan tradisional. Sejak hari pertama sampe menginjak hari ke-sepuluh ini aku berubah haluan ngga berminat bikin tumisan sama sekali.
Salah satu masakan andalanku di bulan ramadhan adalah Pepes Udang (maupun ikan, sama aja sih bumbunya). Hubby pasti makannya nambah, ups.. nambah lauk dan sayur tapi ngga nambah nasi *good..! uda sadar lowcarbo*. Apalagi kalo pendampingnya sayur asem ato sayur bayam, huhuhuuuu...bisa dua hari gak mau ganti menu :))
Pepes Udang kali ini lebih kumplit bumbunya daripada resep yang dulu, sama enaknya hanya yg sekarang lebih bergaya maduranya dengan paduan kunyit lengkuas daun jeruk :D Prosesnya sedikit berbeda, yaitu bumbu setelah diblender dipanaskan di wajan hingga kandungan airnya menyusut, baru dicampur udang dan langsung dipanggang tanpa dikukus lebih dulu. Dengan cara begini saat matang tekstur udangnya lebih renyah dan juicy daripada dikukus dulu sebelum dipanggang.

Pepes Udang

By: Alya's Kitchen
Bahan:
350gr udang jerbung kupas
3 buah tomat, cincang kasar
Daun pisang & lidi secukupnya
Bumbu halus:
10 buah cabe merah
10 butir bawang merah
8 siung bawang putih
4-5 cm kunyit
2 cm lengkuas
4 lembar daun jeruk
Garam dan sedikit gula
Cara:
Blender bumbu hingga halus, transfer ke wajan & panaskan hingga kesat.
Campur bumbu dengan udang dan tomat, aduk rata.
Bungkus dengan daun pisang dilapis 3x menjadi bbrp bungkus.
Panggang diatas arang/panggangan tembikar dengan api sedang sambil sesekali dibolak-balik hingga bagian luarnya gosong dan tidak ada kaldu yang menetes lagi.
Angkat, buang lapisan daun yg gosong, sajikan dengan nasi hangat.

Tuesday, May 24, 2011

Nostalgia Sayur Bayam

Sayur Bayam adalah sayur yang amat sangaaaaat mudah dibuat bahkan oleh anak esde, juga ga perlu alat & bahan aneh2 shg mudah dibuat oleh anak kost :D Meski begitu, sayur ini sangat segar dengan rasa yang netral hingga mudah dipadu dengan lauk apa aja. Yang pasti dari segi nutrisinya sangat kaya serat dan vitamin *asal jangan terlalu matang yah..*. Aku cukup sering masak Sayur Bayam karena simpel, segar dan kami berdua menggilainya hahahaha... Sekali masak untuk sekali saji supaya nutrisinya prima dan tampilannya juga cantik karena sayur bayam yg uda lewat beberapa jam warna kuahnya jadi gelap.

Ngobrolin Sayur Bayam sama menyenangkannya dengan menikmatinya. Aku punya banyak cerita tentang sayur bayam yang kukenal sejak kecil sebagai salah satu sayur favoritku. Saat masih kecil Sayur Bayam yang kukenal adalah berbumbu temu kunci yg digeprak ajah dan irisan bawang merah atau daun bawang (onion spring, bukan leek). Isinya beneran hanya daun bayam doang plus kemangi sebagai elemen aroma, kadang2 ummi menambahkan potongan jagung atau oyong. Kata ummi aku doyan sayur sejak kecil, kalo makan sayur bayam bisa abis banyak hanya saja kalo ketemu irisan bawang ato daun bawang pasti diminggirin *all kids do, mom.. :D*. Oya saat kecil aku ngga suka kemangi. Meski masih kecil (belum masuk esde) aku suka main di dapur jadi tau seperti apa kemangi, sungguh ngga suka dengan baunya yg aneh. Kalo makan sayur bayam pasti nanya "ngga pake kemangi kan?" dan ummi jawab enggak, maka kuabisinlah sayur bayam di piringku yang ternyata setelah gede baru tau kalo pake kemangi hahahahahaa... pas uda gede, makan sayur bayam tanpa kemangi rasanya hambar :P

Varian Sayur Bayam yg lain kukenal dari nenek pihak ummi (gaya suroboyo). Sayur bayam ditambah beras menir sehingga namanya berubah menjadi Jangan Menir (jangan=sayur, bhs jawa). Jaman dulu kualitas beras belum seperti sekarang, kita harus menampi beras menggunakan tampah/nyiru untuk membersihkan dan memisahkan beras dari campuran sekam2 padi dan kerikil halus. Nah, beras menir ini adalah pecahan/serpihan beras yang tersisih di pinggiran tampah/nyiru ketika menampi beras. Kalo di kalangan madura beras menir ini suka dicampurkan dalam bumbu soto daging (direndam dan ikut dihaluskan) membuat kuah soto jadi keruh dan agak butek. Ngga jarang juga dimasukin ke sayur bayam, entah fungsinya apa krn secara rasa ngga menyumbang apapun dan penampilan juga jadi campur baur hahahaha... tapi kangen juga makan Jangan Menir :D

Kalo versi keluarga nenek pihak abah (madura) sayur bayamnya sangaaaat spesial. Kuahnya pake kaldu sapi berikut tetelannya, temukunci dan bawang merahnya diulek kasar dengan tambahan sedikit cabe merah, sedikit jagung sisir dan tentu saja terasi -the secret key of madurese food-, sayurnya bayam tanpa kemangi atau paling banter ditambah oyong. Begitu spesialnya sayur bayam versi yg ini sehingga tanpa disadari seolah menjadi sayur keramat yg wajib (dan HANYA) hadir di meja saat bulan ramadhan sampai sekarang. Hari pertama bulan ramadhan sampai seminggu kedepannya ummi bikin sayur ini setiap hari, selanjutnya bikin bergiliran dengan sayur yg lain. Entah mengapa kalo hari2 biasa kami ngga tertarik masak sayur bayam versi ini :D

Kakak nomer satu yg tinggal di Cilacap dan beradaptasi dengan kuliner lokalnya, bikin sayur bayam dengan bumbu yg berbeda... pake lengkuas geprak dan daun salam, plus kadang2 nambahin kacang panjang dan wortel. Kata blio disana susah cari temu kunci krn bukan bumbu yg populer di kuliner mereka. Untuk lidahku yang terbiasa dengan kesegaran khas three musketeers daun bayam-temu kunci-kemangi tentu sayur bayam versi kakak tidak membuatku berminat bikin di rumah walau aku cukup enjoy memakannya *me the predator, mind you.. :D*

Oh masih ada satu lagi sayur bayam versi berbeda, yang kukenal setelah menikah dan beradaptasi dengan selera hubby. Sayur bayam dengan kuah santan encer dan bumbu simpel yang dihaluskan: bawang merah-putih, sedikit lengkuas & kencur, ketumbar is optional. Bayam dipadu dengan sahabat2 lainnya seperti biasa (labu air, oyong, jagung). Well, cukup enak dan namanya berubah menjadi Bobor Bayam :) Pertama kumakan saat kami belum menikah, berkunjung ke rumah kerabat blio untuk memperkenalkan calon biniya (ehm ehmm...), sayur bayam disajikan dengan ikan asap goreng dan sambal terasi, waduuhhh... paniiiikkkk... duet maut yang bikin aku ngga bisa jaim saking doyannya hahahaha... melihat aku sangat menikmati masakannya sambil terus2an memuji *tulus lho, bukan untuk ngambil hati hihihi..*, jadinya saban kami mudik & berkunjung kesana pasti dimasakin duet maut ini, sampe sekarang :)

Lalu, versi mana yang kupilih?
Blio paliiiing suka kalo sayur bayam diisi kumplit, dengan potongan jagung, labu siam, labu air, oyong dan kemangi. Tanpa santan maupun dengan santan. Tapi kalo bulan ramadhan aku tetap pilih sayur bayam gaya nenek madura yang kusebut Sayur Bayam Ramadhan :)

SAYUR BAYAM RAMADHAN
By Alya's Kitchen
Adopted from Grandma's old fashioned recipe
Bahan:
1 ikat bayam, disiangi & diiris kasar
1 genggam daun kemangi
1.5 buah jagung agak muda, potong2 3cm
2 buah oyong, kupas & potong2 (boleh ganti labu air)
800 ml kaldu sapi /secukupnya (lebih enak kalo ada daging tetelannya juga)
garam secukupnya
Bumbu, tumbuk jangan terlalu halus:
5 cm cabe merah
4 siung bawang merah
3 cm temu kunci diiris2
1/2 sdt terasi
1/2 buah jagung disisir
Cara:
Didihkan kaldu, masukin bumbu halus & potongan jagung, masak terbuka hingga bumbu matang tidak bau langu.
Masukin bayam & oyong, masak hingga cukup matang.
Matikan api, tambahkan garam & aduk2 hingga rata, sajikan hangat.

Wednesday, May 18, 2011

Mie Sop Medan

Mi Sop cukup beken di Medan sebagai jajanan kakilima. Berupa mi (bisa kwetiau, mi kuning, bihun, ato kombinasi mi kuning & bihun) yang disiram dengan kuah sop bercitarasa rempah khas gaya Sumatera. Bisa pake sop ayam maupun sapi. Mirip dengan laksa hanya tidak menggunakan santan sehingga lebih ringan dan segar.
Kalau menurutku masakan ini perpaduan fusion Cina & India secara di Medan banyak etnis Cina & India. Pengaruh Cina nampak dari penggunaan mi (baik berupa kwetiau, mi kuning maupun bihun), bumbu pekak dan kuah sup bening dengan teknik slowcooking yang khas kuliner Cina. Well, pekak juga digunakan di dapur India tapi tidak sebanyak di dapur Cina khususnya kawasan Kanton. Paduan jahe dan kapulaga dalam bumbu kuah mengesankan sebagai a shot of Indian flavour :)


MI SOP MEDAN 
By Alya's Kitchen
Bahan:

1 ekor ayam kampung
2.5 liter air
Garam
Rempah:
5 cm kayumanis
3 butir kapulaga hijau, sangrai & memarkan
2 buah pekak (kalo gede 1 aja)
2 sdt merica butiran sangrai, memarkan
1/2 biji pala, memarkan
3 tangkai seledri, simpulkan
Bumbu halus, tumis sampe setengah kering:
6 bwg merah
4 bwg putih
3 butir kemiri, sangrai
Sedikit jahe (1/2cm)
Isian:
Bihun & mi telur, diseduh & tiriskan
Ayam suwir
Bakso
Taburan:
Bawang goreng
Irisan sledri
Irisan daun bawang (onion spring)
Pelengkap:
Sambal
Krupuk kanji
Cara:
Didihkan air, masukin ayam, rempah & garam, simmer sampai empuk. Tiriskan ayam, saring kaldu & buang ampasnya. Takar kaldu 2 liter (tambah air panas kalo kurang). Ayamnya digoreng lalu disuwir2/diiris2.
Panasin kembali kaldu, tambah tumisan bumbu halus, didihkan.
Penyajian:
Susun di mangkuk: mie kuning & bihun, suwiran ayam & bakso, siram kuah panas, beri taburan. Sajikan dg krupuk kanji & sambal cabe rawit ijo.
Note:
Selain pake ayam bisa juga pake daging sapi, tetelan ato sandunglamur. Ngga usa digoreng cukup dipotong2 & dimasukin kembali ke kaldu yg uda disaring.
Bisa juga ditambahkan sayuran (sawi/caisim, wortel dll)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...