Wednesday, March 25, 2009

MFM2 Maret 2009: Japanese Cheesecake ala Lia v.2


Posting ini sebagai entry untuk MFM2 Maret 2009 yang dihost oleh mba Yeni.

Kedip2an ama Mba Desy untuk transfer stok krimcis-nya ke dapurku, niat awalnya mo kubikin herbicious cheese cookies paporitku. Tapi trus keingetan ummi yang termehe-mehe ama hasil latbar cottoncake tempo hari, kubikin aja jadi ciskek.

searah jarum jam: (1). gue... goodcook. ehm... narsis dikit :)) (2). uda mateng, cantik kan... buru2 sotrek sebelum permukaannya turun dikit ke ketinggian adonan semula (3). yuk tuang seleinya sluuurpppp

Para temen2 bakers yang hobi menjelajahi blog & milis kuliner pasti sangat familiar dengan resep Japanese Cheesecake versi Yasaboga. Yup... aku juga memfavoritkan resep ini. Sedikit modif di jumlah telur *ngga suka kuning telur nganggur*, wipkrim ganti fresh milk dan butter kuganti minyak jagung biar rada ringan ga terlalu eneg. Selai apricot kuganti bluberi, disajikan dengan stroberi. Namanya jadi apa dong? Ya tetep japanis ciskek hehehehe...
Dulu pernah bikin modif yang lain juga (makanya yg ini kusebut v.2), bisa dilihat disini.

Thx buat mbaYeni atas hostingnya.


JAPANESE STYLE CHEESECAKE
Source: 35 Variasi Resep-resep Cheesecake, Yasaboga
Method & Ingredients Modified by Lia, Dapurgue

Bahan A, campur dan ayak:

60 gr tepung terigu *was: 50gr*
60 gr tepung maizena *was: 50gr*

Bahan B:
75 gr minyak jagung *was: 60gr mentega tawar*
250 gr cream cheese, biarkan pada suhu ruang
150 ml fresh milk *was: 120ml whip cream*
6 kuning telur *was: 3 kuning +1 butir telur utuh*
1.5 sdt lemon essence *was: kulit jeruk lemon parut +1sdt air lemon*
6 putih telur *was: 5*
100 gr gula pasir halus *was 125gr gula +1/8sdt garam*

Topping:
sekitar 150gr selai blueberry diencerin dg 4-5sdm air panas
*was 2 sdm selai apricot +2 sdm air*

Cara:
Aduk minyak jagung, susu dan cream cheese di panci hingga rata, panaskan dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga mendidih.
Msukkan campuran Bahan A, aduk hingga rata dan kalis, matikan api.
Sambil menunggu adonan keju berkurang panasnya, kocok putih telur dan gula pasir hingga mengembang dan stabil *tahap softpeak*
Masukkan kuning telur dan lemon essence ke adonan keju, aduk dengan whisker hingga rata.
Masukkan kocokan putih telur ke adonan keju secara bertahap hingga rata.
Tuang ke loyang 22cm, steam bake sampai matang, dinginkan.
Keluarkan dari loyang, siram dengan selai yang telah dicairkan, sajikan sesuai selera.

Tuesday, March 10, 2009

Cakalang Tumis Tomat Pedas

Ikan cakalang, tongkol dan tuna adalah satu kerabat. Daku & hubby sangat menggemari masakan berbahan ikan tersebut. Yang jadi favorit kami, ikan cakalang/tongkol/tuna dimasak dalam bentuk tumisan pedas dengan banyak tomat. Kadang aku bikin agak berkuah dan kadang kering, sama2 enak.
Aku memakai ikan segar, bukan dalam bentuk pindang atau kalengan karena terasa agak amis di lidahku. Dan kalau memungkinkan gunakan minyak kelapa (VCO maupun klentik/homemade), aromanya wangi gurih dan rasanya khas sekali. Tapi kalo ngga ada pake minyak sayur biasa boleh2 aja kok :)



CAKALANG TUMIS TOMAT PEDAS
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
300 gr daging ikan cakalang/tongkol/tuna mentah
4 siung bawang putih, iris
8 butir bawang merah, iris
2 batang sereh, geprak atau suwir2 memanjang tanpa putus dari pangkalnya
3 cm lengkuas, belah & geprak
Cabe rawit secukupnya
250 gr tomat merah, iris kasar
1 sdt garam /secukupnya
1.5 sdt gula pasir /secukupnya
4 sdm minyak kelapa murni *aku pake VCO*
100 ml kaldu ikan
Cara:
Tempatkan ikan di mangkuk tahan panas, kukus 15 menit.
Suwir2 daging ikan, sisihkan kaldunya.
Panaskan minyak kelapa, tumis sereh, lengkuas, bawang putih dan bawang merah hingga layu
Masukkan ikan dan cabe rawit, aduk2 rata.
Tuangi kaldu ikan, tambahkan tomat, garam dan gula pasir. Tutup rapat, masak dengan api kecil selama 10 menit, matikan api & sajikan.
Bila suka agak kering, buka tutupnya dan lanjutkan memasak dengan api medium hingga kuah mengering.
Note:
Rempah & herbs bisa divariasikan sesuai selera, misal dengan tambahan daun jeruk, jahe geprak, kemangi, duan bawang dll.
Takaran tomat diatas adalah mengikuti seleraku & hubby yg doyan tomat. Kalo kebanyakan bisa dikurangi sesuai selera.

Wednesday, February 25, 2009

Vanilla Crepes with Grape Sauce


Ini pertama kali dakuw ikut MFM. Pertama ikut, dengan tema pertama yang cukup ngagetin juga: Nuansa Ungu!
Kalo liat sebelum2nya tema MFM identik dengan bahan makanan. Nah kalo warna, UNGU pula, asli binun cari wangsitnya hehehe...
Kalau mau gampang, bisa pake pewarna kue. Hmmm... not my choice. Bukan ttg pewarnanya, tapi rasanya terlalu seperti shortcut :D
Atau yg identik dg warna ungu: blueberry. Sayang hubby kurang suka.
Pilihan akhirnya jatuh pada sesuatu yang simpel tapi cukup menggoda *ciee...*
Modal resep Crepes andalan, disajikan dengan saus anggur lokal endonesa (anggur bali). Wangi dan legit vanilla berpadu asam manis saus anggur, jodo banget dah. Sengaja dipilih anggur bali karena bisa menghasilkan warna ungu yang bagus dan kuat, semakin lama dipanasin semakin intens warnanya.
Kedua komponen ini sudah pernah kubuat sebelumnya tapi baru sekarang menikah, dengan sedikit penyempurnaan. Enjoy it!
Buat Mba Rachmah, makasih tantangannya ;)


VANILLA CREPES
By: Lia, Dapurgue

This is my basic recipe for making several crepes-based desserts.
Ingredients:

2 eggs
500 ml fresh milk
250 gr all-purpose flour (use high grade or bread flour for best result)
½ tsp salt
2 tsp sugar (was: 2 tbs)
2 tsp vanilla essence
3 tbs butter, melted (was: 2 tbs)
Method:
Combine all ingredients in a blender or food processor until smooth. Let the batter stand for 15 minutes.
Pour about one woodenspoon of the batter into preheated crepes pan (or simply use non-stick frying pan).
Lift the pan off of the heat and tilt it so that the batter forms an even, thin layer in the pan.
Cook until it's set and the bottom is golden.
Remove from the pan and place on a sheet of wax paper. Continue cooking the remaining batter in the same manner, stacking the finished ones between sheets of wax paper.
Serve immediately or freeze in airtight container for up to one month.


SAUS ANGGUR BALI
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
200 gr anggur bali
50 gr gula pasir /sesuai selera
3 sdm air
2 sdt air jeruk lemon/nipis *optional kalo anggur kurang asem*
Cara:
Anggur dibelah2 atau dicincang, buang bijinya.
Campur air, gula dan air jeruk *kalo pake* di panci kecil, panaskan dengan api kecil sambil sesekali digoyang2 tanpa diaduk hingga gula larut dan mengental.
Masukkan anggur, aduk2 hingga bercampur rata dan larutan gula kembali cair oleh jus anggur.
Masak dengan api sekecil mungkin hingga mengental, angkat.

Penyajian:
Lipat atau gulung crepes sesuai selera, letakkan di piring, siram dengan saus anggur.
Bisa disajikan dengan es krim atau buah2an segar.

Monday, January 19, 2009

Latbar Fondant Figurine

Sebtu kemaren FoodMonster kumpul2 latbar spt biasanya sebagai agenda rutin bulanan. Kali ini latbarnya tentang bikin figurine dari fondant, dipandu bu guru yang udah beken dengan karya2nya yang selalu funky & eyecatching berhias aneka figurine.

Latbar berlokasi di rumah Mba Yati (Gresik) dihadiri lima orang *Iput, dakuw, Ary, Mba Yati & Mba Pipit*. Ehhhh walo cuma berlima tapi hebbbohhhh looohhhhh.....! Start dari jam 11 siang, jam 4 masi setengah ati mo buyaran padahal jadwal seharusnya sampe jam 3 ajah hihihihi...

Iput mengajarkan bentuk basic membuat figurin berupa orang, sapi, buaya sampai mawar. Tools yang digunakan juga sederhana memakai bahan2 yang gampang dijumpai sehari2 di rumah seperti sedotan, tusuk gigi, spons cuci piring, kuas dll.

Selain blepotan fondant tentu aja kita juga heboh dengan potluck, foodmonsters gituw lowh! Jeung Ary yang uda berbaik hati bikinin cupcake untuk tempat nangkring figurine masing2 peserta, masi nyempetin bikin Pennylane Brownies untuk potluck, Iput bawa Opera Cake, daku bawa Puding Pisang -Kenari Kukus, Mba Yati nyediain Bakso dan Mba Pipit dengan special hit appearance Nasi Krawu. Aaarghhhh..... benar2 hari yang menyenangkan.

Poto2nya kayak gini nih.... step by step figurin manusia berbentuk chinese girl dengan baju cheongsam (spell?) dan karya2 para monster yang lutjo2. Maap nyang utuh step by stepnya cuma chinese girl dowang, ga kuwat jepretin laennya :D:D *pls click on picture for bigger image*




Terimakasih banyaaakkkk buat semua peserta, khususnya Mba Yati *nyonya rumah* dan Iput *bu guru*. Sampai ketemu di Latbar berikutnya yaaa... nantikan Latbar Aneka Cotton Cake, Sabtu Kedua bulan Februari di rumah Mba Rachmah, yuhuuuuuu.....!!!

Monday, January 12, 2009

Spiced Marble Cupcake

Herannn... kok awal taun ini mood baking banget yak, jadi rajin baking meski bukan untuk orderan. Mengawali hari pertama tahun baru ajah jam 12 malem lebih dikit daku baking juga. Padahal mood makan kuweh masi belon balik kayak dulu.
Cupcake ini metodenya kubikin kombinasi sponge & buttercake. Butter dikocok dulu, trus campuran gula & telur dikocok terpisah sampe ngembang. Hasil teksturnya menurutku lebih ringan daripada metode buttercake biasa.
Bikin motif marble-nya bukan dituang dikit2 berselingan di cetakan, tapi dua warna adonan langsung diaduk acak sehingga marble terbentuk di dalam baskom.
Rasanya? Coklat, moka, bumbu spekuk, hmmm.... pasti enaakkk terutama bagi pecinta ketiganya :) Kalo ngga demen spice tinggal skip aja ya.


SPICED MARBLE CUPCAKE
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
175 gr butter
3 sdm plain yoghurt /cream cheese
100 ml susu kental manis
3 butir telur
120 gr gula pasir
1.5 sdt emulsifier
1 sdt vanilla essence
Ayak jadi satu:
175 gr terigu
1 sdt baking powder
Campuran Moka:
2 sdt mocca pasta
1 sdt bumbu spekuk
50 gr dark chocolate leleh
Hiasan:
Ganache
Coklat chips
Cara:
Satukan mentega, plain yoghurt /cream cheese dan susu kental manis, kocok full speed hingga mengembang dan ringan, sisihkan.
Kocok telur, gula, vanilla dan emulsifier hingga kental berjejak, matikan mixer.
Masukkan campuran terigu ke dalam kocokan mentega secara bertahap berselingan dengan kocokan telur hingga semua tercampur rata.
Sisihkan setengah adonan, campur dengan campuran moka hingga rata.
Masukkan adonan putih ke dalam adonan moka, aduk acak ajah sebentar jangan sampai menyatu, sekedar untuk membentuk marble.
Tuang ke cetakan cupcake, panggang hingga matang.
Setelah dingin hias dengan ganache dan coklat chips.
Note:
Option topping, semprotan ganache atau krim dengan taburan coklat bubuk/bumbu spekuk bubuk.

Friday, January 02, 2009

Cinnamon Coffeecake

Di eropa sebutan Coffee Cake bukan karena cake tersebut berasa kopi melainkan karena cake disajikan menemani acara minum teh atau kopi di sore hari. Cake yang dipilih umumnya jenis padat seperti poundcake atau buttercake, dengan beragam rasa dan variasi tapi satu julukan: Coffee Cake.
Coffee Cake yang kubuat ini, memang jenis buttercake, memang rasa kopi, memang cocok untuk ngeteh dan ngopi. Kubuat sebagai bekal first-sunrise hunt dengan memodifikasi resep basic butercake. Rasa kopi yang cukup intens dipadukan dengan wangi kayumanis yang semerbak dan butiran coklat chips sebagai sensasi ekstra di setiap gigitan, membuat cake ini begitu spesial. Ditemani secangkir teh hangat sambil duduk di tepi pantai menunggu matahari terbit, ah sedaaappp....!


CINNAMON COFFEECAKE
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
250 gr butter/margarin
160 gr gula pasir
2 sdt kopi instan
4 butir telur
Bahan Kering, aduk rata:
250 gr terigu
2 sdt baking powder
175 gr coklat chips /secukupnya
2 sdt kayumanis bubuk *boleh dikurangi*
1/2 sdt pala bubuk
Bahan Cair, aduk rata:
3 sdm yoghurt /krim
60 ml susu kental manis
2 sdt coffee noir essence (Diva)
2 sdm mocca pasta (Toffieco)
1 sdt vanilla essence
Cara:
Satukan butter/margarin, gula dan campuran bahan cair, kocok dengan speed tinggi hingga naik dan ringan.
Masukkan telur satu persatu sambil terus dikocok dengan speed tinggi hingga mengembang.
Matikan mixer, masukkan campuran bahan kering secara bertahap sambil diaduk rata dengan spatula.
Tuang ke loyang yang telah dialasi kertas, panggang hingga matang.
Note:
Takaran bahan2 penambah rasa (mocca pasta, kopi bubuk instan, esens coffee noir, coklat chips, kayumanis bubuk, pala bubuk) adalah sangat feksibel bisa diubah sesuai selera.

Tuesday, December 30, 2008

Lumpia Pisang & Pare

Nah loh, jangan salah sangka dengan judulnya ya. Kirain lumpia isinya pisang campur pare hihihihi... kek gimana tu rasanya. Nggak kok, lumpianya isi pisang doang. Pare-nya ya pare doang bukan di-lumpia-in.

Kali ini daku ngabisin libur akhir taun di rumah doang gak spt taun2 sebelumnya yg uda pasti aku ber-backpaking di akhir tahun *sigh*. Sebenernya uda direncanain backpacking lagih, uda survey bbrp lokasi buat target berdua2an ama yayang. Tapi begitulah... rencana uda mateng banget, keputusan finalnya teteup bukan kuasa kita. Ya wis enjoy aja melupakan liburan sambil cari2 kegiatan. Aku nyempetin ngurus pajak tahunan kendaraan ama bikin NPWP *jiper kena fiskal 3x lipat kalu gak punya NPWP hihihi...*, silaturrahim nyambut kedatangan kk pulang haji, jalan2 ke museum Sampoerna *aseli ini salah satu tempat hangout favorit yg gak perna bikin aku bosen* dan buddhist temple di Kenjeran *keyen, thai style*. Sisanya... bengong nganggur di rumah nonton pelem sampe bosen hiahahahahaha...

Loh critanya makin ngga nyambung ama judulnya yak. Okeh okeh... begini, di sela2 nonton pelem, uda diniatin ngga masak krn niat sehari itu makan raw food. Isengnya kumat, pengen jajalin makan pare mentah *yaiks*. Iris2 pare, gigit dikit & kunyah penuh penghayatan untuk coba melawan pahitnya. Lohhhh... ternyata malah gak gitu pait, jauh lebih ngga pait daripada digaremin sampe layu duluan. Buruan ambil nasi anget, makan pare mentah sambil ditaburin sejumput sea salt *baca: garem krosok* dikit biar gak hambar ama 2-3 colek sambel. Ohhh sedaaapppp sampe nambah2. Rasanya pengen pasang spanduk di depan rumah untuk ngumumin kalo aku berani makan pare mentah huahahahaha.... gimana nggak, lha ternyata dimakan mentah malah ngga pait je...


Trus sorenya, ujan2 adem bikin naga2 di perut berontak keras nggak mau dikasi makanan mentah lagih. Si yayang sih aman, aku kemarennya bikin rawon sepanci as per request khusus buat blio hari itu. Tengok2 kulkas ada bbrp lembar kulit lumpia, sisa ganache dan bbrp biji pisang raja, plus keju yg memang penghuni setia di kulkas. Tariikkk... bungkus mang! Abis dibungkus, digoreng bentar trus balik lagi ke singgasana bawa sepiring lumpia pisang ma lanjutin nnton pelem. Walah, yg ngabisin malah si yayang padahal konon kabarnya blio kurang demen coklat dan keju :))


Resepnyaaa.... kagak pake resep lah ya. Apa aja yg ada di kulkas yg cocok buat nemenin pisang, bungkus ajah deh ma kulit lumpia trus digoreng pake api sedeng sampe kering renyah. Yg kupake disini seh pisang raja, kiju, semprotan sisa ganache. Kadang ditambah kismis dan SKM, kadang ama kacang sangrai cincang.

Poto2 museum sampoerna & buddhist temple yang di kenjeran *namanya apa ya, orang2 sana nyebutnya sih cuma daerah Dewi Kwan Im* nyusul ye...

Selamat Tahun Baru