Gue perna makan lumpia udang yg enak banget dan isinya terbuat dari udang yg dihaluskan *bukan cincang*, seperti isian siomay udang. Beberapa kali trial ga perna cocok rasanya, rupanya harus dikombinasi dengan bahan lain supaya lebih lembut dan rasa udangnya lebih mild (kalo udang doang brasa amis meski pake udang fresh).
Coba2 dengan kombinasi ikan dan cumi, oh ternyata enaaaak banget, lebih enak daripada kombinasi ayam.
Alternatif tekstur:
1. Bahan2 bisa diproses dg blender/chopper/food processor untuk tekstur halus spt siomay
2. Boleh dicincang doang kalo pingin tekstur yg lebih chunky, skip putih telurnya krn putih telur berfungsi sbg pengenyal di alternatif no.1
Gue bikin jadi 2 bentuk, lumpia mini (digoreng) dan bentuk siomay (dikukus), sama2 enaknya. Yg dikukus cocok untuk isian sup, dengan kuah kaldu yg segar.
LUMPIA SEAFOOD
By: Alya's Kitchen
Bahan:
150gr fillet ikan (kakap, tengiri)
50-75gr udang kupas
100gr daging cumi yg tebal
3 siung bw.putih
0.5 sdt jahe parut
0.5 sdt merica bubuk
1 sdm minyak wijen
3 sdm peres kanji
1 butir putih telur
garam dan gula secukupnya
Kulit pangsit
Cara:
Satukan semua bahan, proses di chopper atau food processor hingga lembut
(Alternatif lain, cincang semua bahan seafood dan bawang putih, aduk rata dengan bahan2 lain jadi satu TANPA putih telur)
Ambil selembar kulit pangsit, letakkan 2sdt adonan di salah satu ujung, lipat dan gulung menjadi lumpia mini, kerjakan sampai adonan habis. Goreng dengan minyak banyak dan panas sedang. Siap disajikan.
Atau letakkan adonan di tengah, bungkus seperti siomay, kerjakan sampai adonan habis. Kukus 20 menit, angkat & siap disajikan.
Notes:
Pilih seafood sesegar mungkin. Khusus cumi, gunakan cumi yg besar (berdaging tebal) krn cumi yg dagingnya tipis teksturnya kurang empuk.
Pilih kulit pangsit yg berkualitas bagus, aku demen pake YenYen, kulitnya tipis bagus dan renyah hasilnya.
Boleh ditambah irisan daun bawang kalo suka.
Baik versi kukus (siomay) maupun versi lumpia, gue demen banget disajikan dengan condiment sambal bawang putih.
Cabe merah, cabe rawit dan bawang putih diblender dengan sedikit air, lalu dipanasin bersama gula dan air jeruk lemon (cuka juga bole) plus garam dikiiiit ajah. kalo uda mendidih angkat (bole juga dikentalkan dg sedikit maizena).
sorry i didnt make the picture :D
I bake cheerfully, and I cook passionately. Asian Cuisine is my biggest inspiration as I'm crazy for its flavorful spices and herbs, unique tastes, exotic ingredients, and so many tempting reason it gives me. So here you are, welcome to my warm and smokey kitchen, do have fun & enjoy!
Tuesday, October 26, 2010
Saturday, April 03, 2010
SUP TOFU & ENOKI
Sebenernya idenya bukan dalam bentuk sup tapi lebih ke bentuk tumisan. Cuaca mendung dan gerimis bikin banting setir jadi sup kental hangat hehehehehhh...
Kelembutan tofu berpadu dengan lembut-kenyal jamur enoki yang unik menyatu dalam kuah kaldu udang yang sedap bikin sup ini terasa sedap memikat ;)

SUP TOFU & ENOKI
By: Alya's Kitchen, Dapurgue
Bahan:
1 bungkus silken tofu
2 siung bawang putih, geprak
1 cm jahe, geprak
1/2 buah bawang bombay ukuran kecil, iris2
60gr jamur enoki atau secukupnya
750 ml kaldu udang segar
1 sdt minyak wijen
garam dan merica bubuk secukupnya
1-2sdm minyak sayur untuk menumis
2-3 sdt kanji yg dicairkan dengan sedikit air
Cara:
Potong2 silken tofu, lumuri permukaannya dengan terigu tipis2 lalu goreng hingga cukup kering luarnya.
Panasin minyak sayur, tumis jahe dan bawangg putih geprak hingga wangi, masukin bawang bombay.
Setelah layu dan harum tuangi kaldu udang, bumbui garam dan merica bubuk, didihkan.
Masukin tofu, aduk rata & didihkan kembali, kentalkan dengan larutan kanji.
Matikan api, masukin jamur enoki dan minyak wijen, aduk rata & siap disajikan segera.
Note:
Buat kaldu udang menggunakan kulit & kepala udang yg disangrai lebih dahulu hingga kering lalu tuangi air, rebus dengan api kecil bersama daun jeruk, sedikit jahe dan serai hingga sekitar 1 jam. diamkan hingga dingin lalu saring.
Kelembutan tofu berpadu dengan lembut-kenyal jamur enoki yang unik menyatu dalam kuah kaldu udang yang sedap bikin sup ini terasa sedap memikat ;)

SUP TOFU & ENOKI
By: Alya's Kitchen, Dapurgue
Bahan:
1 bungkus silken tofu
2 siung bawang putih, geprak
1 cm jahe, geprak
1/2 buah bawang bombay ukuran kecil, iris2
60gr jamur enoki atau secukupnya
750 ml kaldu udang segar
1 sdt minyak wijen
garam dan merica bubuk secukupnya
1-2sdm minyak sayur untuk menumis
2-3 sdt kanji yg dicairkan dengan sedikit air
Cara:
Potong2 silken tofu, lumuri permukaannya dengan terigu tipis2 lalu goreng hingga cukup kering luarnya.
Panasin minyak sayur, tumis jahe dan bawangg putih geprak hingga wangi, masukin bawang bombay.
Setelah layu dan harum tuangi kaldu udang, bumbui garam dan merica bubuk, didihkan.
Masukin tofu, aduk rata & didihkan kembali, kentalkan dengan larutan kanji.
Matikan api, masukin jamur enoki dan minyak wijen, aduk rata & siap disajikan segera.
Note:
Buat kaldu udang menggunakan kulit & kepala udang yg disangrai lebih dahulu hingga kering lalu tuangi air, rebus dengan api kecil bersama daun jeruk, sedikit jahe dan serai hingga sekitar 1 jam. diamkan hingga dingin lalu saring.
Tuesday, November 24, 2009
MFM2 November 2009: Meat Lover's Pizza ala Alya's Kitchen

Resep ini didemokan di LatBar FoodMonster dengan tema ROTI, 14 Nov 09.
Enaaaakkkk deh, kata adikku dan teman2 yg uda pada nyicip rasanya jauh lebih enak dari PizzaH**
Berbekal resep andalan ini aku sertakan juga sebagai entry untuk MFM2 November 2009 bertema World Cuisine yang dihost oleh Jeung Rurie. Yuk silahkan dicoba

MeatLover's Pizza ala Alya's Kitchen
Resep ini jadi 3 pan ukuran medium ato 2 large. Jadi bisa diatur sendiri ukurannya sesuai kebutuhan yaa..
Bahan:
1 resep dasar pizza dough (bisa pake resep apa aja, berbasis 500gr terigu ato beli jadi di supermarket)
1 resep Concasse
1 resep bahan isian
Concasse
By: Alya's Kitchen
Selalu buat Concasse sendiri, ini kunci utamanya. Jangan pake saus tomat ya.. rasanya akan beda.
Bahan:
600 gr tomat berdaging tebal
90 gr tomato paste *jangan diganti saus tomat*
175 gr bawang bombay, cincang kasar
5 siung bawang putih, cincang halus
3 lembar bay leaves
3 sdt italian mixed herbs *dried*
150 ml ar kaldu >> biasanya orang bule pake red wine, saya cukup pake kaldu aja
3 sdm gula pasir
1.5 sdt garam /secukupnya
3/4 sdt merica bubuk /secukupnya
4 sdm olive oil /minyak sayur lainnya
Cara:
Kerat tipis pangkal tomat utuh menyilang, seduh dengan air mendidih hingga terendam seluruhnya selama 1 menit, tiriskan & kupas kulit tipisnya (jangan lebih dari 1 menit, nanti terlalu matang).
Potong masing2 tomat, keluarkan bijinya lalu cincang.
Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga layu,
Masukkan tomat cincang, tomato paste, kaldu dan semua bumbu2 lainnya.
Masak hingga menyusut dan cukup kental untuk dioleskan.
Note:
Bisa disimpan sebagai stok di friser tahan satu bulan.
Concasse ini juga bisa dijadiin bahan bikin saus bolognese
Bahan Isian:
500 gr daging cincang
3 sdm olive oil /minyak sayur lainnya
1.5 kaleng kecil jamur kancing iris
1.5 kaleng sosis asap /sopini, iris2
200 gr paprika merah, iris kotak2
200 gr paprika hijau, iris kotak2
200 gr bawang bombay iris kasar
Salami, atau smoked beef secukupnya, iris kasar
Keju mozarella iris kotak2
Assembling:
Tumis daging cincang tanpa minyak hingga airnya hampir habis, angkat.
Campur daging, salami, jamur dan concasse, aduk rata, sisihkan.
Aduk irisan sosis, paprika, bwg bombay.
Panggang pizza dough setengah matang, keluarkan dari oven.
Ratakan campuran daging diatas roti pizza, taburi campuran sosis, finishing dengan taburan mozarella.
Panggang hingga matang.
Untuk nyang demen kiju2an, saat disajikan bole ditambah extra taburan edam/parmesan
Note:
- Gunakan homemade concasse, jangan pakai saus tomat, ataupun saus bolognese siap pakai
- Pakai daging cincang yg minim lemak dan urat
- Pilih sosis asap yg berkualitas baik *anjuran saya, untuk sosis yg di supermarket pilih sosis sapi kalengan jangan yg kemasan plastik. kalopun terpaksa cari yg plastikan saya rekomen merk Rodeo, ini satu produksi dg sosis kaleng Cip. rada susah di cari sih tapi di Giant biasanya ada*
- Salami tidak ditaburkan, tapi dicampur dengan Concasse. Kalo ditaburkan teksturnya jadi kering dan asinnya cukup terasa.
- Daging dan jamur juga dicampur concasse lebih dahulu (bukan ditaburkan diatas concasse) supaya rasanya nge-blend

Nah, untuk roti pizza-nya.. kalo males bikin sendiri bisa beli aja yg frozen siap pakai di supermarket.
Kalo mau rajin, bisa pake resep ini:
Pizza Dough
By: Alya's Kitchen
sebenernya ini resep dasar yg kalo liat di mana2 mirip satu sama lainnya.
Bahan:
500 gr tepung terigu protein tinggi
10 gr instant yeast
1 sdm gula pasir
300-350 ml air /secukupnya
1 sdt garam
50 ml olive oil /minyak sayur
Extra olive oil u/ olesan
Cara:
Aduk tepung, yeast & gula hingga rata.
Campur air & garam, tuang ke tepung dikit2 sambil diuleni hingga kalis.
Tambahkan minyak, uleni terus hingga elastis.
Bulatkan adonan, istirahatkan 30 menit.
Gilas setebal 0.75-1 cm di loyang pizza, tusuk2 garpu & oles dg minyak.
Diamkan 20mnt, siap assembling.
Note:
Jadi 3 pan medium, atau 2 large
Afterall, bila banyak keterbatasan disana-sini karena nggak nemu tomato paste, salami, sosis kaleng dll dll, bisa dimodif sendiri. Meski rasanya akan berbeda tapi nggak masalah yaa...
Gut lak!
Wednesday, November 04, 2009
My Facebook is Now Deactivated
breaking news: have just deactivated my facebook account. maaf teman2 semuanya yg ada di dalam friendlist. saya menghilang yaaa.... untuk kesehatan pikiran saya yg uda mulai jenuh dg facebook, dan suntuk dengan friendlist yg meski hanya 300'an (compared to others yg sampe 1000an, 2000an hihhihihi...) tapi cukup bikin saya bingung krn banyak yg ngga kenal personally, belum lagi ada yg punya 2-3-4 account sekaligus per orang. nggak tau sampe kapan saya akan activate lagi. saya janji pada diri sendiri, ketika reactivate saya akan lebih strict & selective dalam memanage isi list & account saya karena saya mulai terganggu dengan hiruk-pikuknya facebook. demi kesehatan saya :D
Sunday, September 20, 2009
Friday, September 11, 2009
Menjaga Stamina Bepruasa
Telat banget yak hari gini baru posting :D gpp daripada ga posting ya hehehe...
bulan ramadhan yg beberapa tahun ini berturut2 jatuh di musim kemarau terus, dan makin tahun kemaraunya makin panassss apalagi di Sby yg aslinya juga uda panas :D berpuasa di cuaca panas terutama sering ngider di jalan tentu tantangannya cukup berat. namun alhamdulillah kondisi ini tidak terlalu berarti bagi saya, maka saya ingin berbagi beberapa hal yg biasa saya lakukan semoga bisa manfaat bagi teman2.
Memahami Proses Metabolisme
Proses metabolisme manusia terbagi dalam 3 periode yaitu: cerna, serap, pembuangan dengan jadwal masing2 kurang lebih sebagai berikut:
Proses cerna terjadi pada jam 12 siang - 8 malam
Proses serap terjadi pada jam 8 malam - 4 pagi
Proses pembuangan terjadi pada jam 4 pagi - 12 siang
Kondisi puasa sesungguhnya kondisi tubuh melakukan detox. Bila kita melihat jadwal tersebut diatas, jadwal puasa terjadi selama periode pembuangan hingga 75% periode cerna yang artinya 75% dari periode cerna dimanfaatkan untuk mengistirahatkan organ2 cerna sekaligus memperpanjang masa aktifnya organ2 pembuangan karena tidak ada asupan makanan yang masuk sehingga energi tubuh terpakai untuk melanjutkan proses pembuangan.
Sementara itu periode "boleh makan" alias sore-subuh adalah periode memaksimalkan proses penyerapan karena porsi periode cerna hanya kebagian 25% saja (maghrib sampe jam 8 malam).
Memahami Masa Cerna Bahan Makanan
Secara garis besar bahan makanan terbagi dalam kelompok karbohidrat, buah-sayur (termasuk juga protein nabati), dan protein hewani yang masing2 memiliki mas acerna berbeda2 sebagai berikut:
Buah, masa cerna hanya 15 menit sehingga buah berfungsi sebagai sumber energi instan seperti halnya minuman manis
Sayuran, masa cerna 2 jam
Karbohidrat, masa cerna 3 jam
Protein hewani, masa cerna 3-4 jam
Lalu apa yang saya lakukan?
Tidak Makan Berlebihan (prioritas UTAMA)
Saya tidak menjadikan ramadhan sebagai foodvaganza. Di meja makan saya tidak ada bedanya ramadhan dengan hari2 biasa. Cukup menu standar saya: selain nasi hanya ada 1 macam olahan sayuran dan 1 macam lauk, tidak lebih. Stok buah juga seperti hari biasa: banyak stok :D Buah2an dimakan segar begitu saja, bukan dijus apalagi dg tambahan gula, susu dll kalaupun diolah spt itu amat sangat jarang sekali mungkin sebulan sekali.
Ketika berbuka, saya selang-seling kombinasinya supaya proses cerna tidak berat. Hari ini protein hewani & sayur, besok karbohidrat dan sayur.
Ketika sahur, saya makan yg ringan2 saja seperti sayuran dan buah2an.
Tidak makan berlebihan, baik porsi maupun jenisnya, adalah upaya saya untuk peduli pada proses metabolisme sambil memperhatikan masa cerna bahan makanan.
Akibatnya, selama berpuasa tubuh saya tidak mudah lelah karena organ2 saya tidak bekerja berat melakukan macam2 proses: pembuangan bersamaan mencerna sisa makanan *yg berat dan terlalu banyak* sekaligus beraktivitas sehari2.
Perlu diketahui bila tubuh melakukan 2 proses bersamaan (misal, proses pembuangan mix pencernaan) ataupun makan berlebihan porsi dan jenisnya maka organ tubuh bekerja keras untuk mengerahkan enzim2 tubuh yg selama kerjanya tidak bisa maksimal karena bercampurbaur, dan proses masing2 menjadi berjalan lebih lama. Pencernaan jadi tidak optimal, pembuangan juga tidak maksimal.
Apalagi kalo selama masa "boleh makan" kita ngemil terus, makan terus, siangnya jadi lemas karena proses serap tidak berjalan sempurna, asupan energi jadi berkurang.
Banyak Minum dan Makan Buah
Banyak minum tentu membantu lancarnya proses pencernaan dan menjaa kadar cairan tubuh tidak sampai dehidrasi di siang hari *yg puanaaasss spt Sby*
Selain banyak minum saya juga penggila buah. Volume belanja terbesar saya adalah buah. Buah2an sebagai sumber energi instan dan amat sangat mudah diserap tubuh, memberi cadangan energi yang bisa kita andalkan untuk menjaga stamina di siang hari.
Saya memilih buah2 lokal daripada import. Alasannya simpel saja karena proses distribusinya pendek maka kita mendapatkan kualitas buah lokal lebih baik/lebih segar daripada buah2 import selain tentu saja.... lebih muraahhh :D Kulkas nyaris ngga perna absen dari buah. Yang biasa saya beli: melon dan variannya, jambu merah, nenas, stroberi, anggur bali. Buah2 musiman spt manggis, kesemek, mangga, rambutan pasti tak pernah absen juga kalo sedang musimnya, apalagi kalo peak season harganya murah banget kan..
Satu Sendok Makan Madu
Sahur saya tutup dengan minum 1 sdm madu yang dilarutkan segelas air suhu biasa
Pelembab (khususnya yg sering di jalan)
Saya pakai pelembab di badan-tangan-kaki juga wajah & bibir untuk mencegah permukaan kulit dehidrasi karena terpapar panasnya matahari
Semua point diatas alhamdulillah biasa saya lakukan sehari2 meskipun tidak sedang berpuasa. Semoga sharing saya ini bisa bermanfaat bagi teman2 menjalani aktivitas sambil menjaga kesehatan, baik saat berpuasa maupun tidak.
note:
thx to bu Andang Gunawan dan mas Wied Harry yang membangkitkan kesadaran saya untuk menjalani pola makan sehat dan pencerahan2nya yang sarat manfaat.
bulan ramadhan yg beberapa tahun ini berturut2 jatuh di musim kemarau terus, dan makin tahun kemaraunya makin panassss apalagi di Sby yg aslinya juga uda panas :D berpuasa di cuaca panas terutama sering ngider di jalan tentu tantangannya cukup berat. namun alhamdulillah kondisi ini tidak terlalu berarti bagi saya, maka saya ingin berbagi beberapa hal yg biasa saya lakukan semoga bisa manfaat bagi teman2.
Memahami Proses Metabolisme
Proses metabolisme manusia terbagi dalam 3 periode yaitu: cerna, serap, pembuangan dengan jadwal masing2 kurang lebih sebagai berikut:
Proses cerna terjadi pada jam 12 siang - 8 malam
Proses serap terjadi pada jam 8 malam - 4 pagi
Proses pembuangan terjadi pada jam 4 pagi - 12 siang
Kondisi puasa sesungguhnya kondisi tubuh melakukan detox. Bila kita melihat jadwal tersebut diatas, jadwal puasa terjadi selama periode pembuangan hingga 75% periode cerna yang artinya 75% dari periode cerna dimanfaatkan untuk mengistirahatkan organ2 cerna sekaligus memperpanjang masa aktifnya organ2 pembuangan karena tidak ada asupan makanan yang masuk sehingga energi tubuh terpakai untuk melanjutkan proses pembuangan.
Sementara itu periode "boleh makan" alias sore-subuh adalah periode memaksimalkan proses penyerapan karena porsi periode cerna hanya kebagian 25% saja (maghrib sampe jam 8 malam).
Memahami Masa Cerna Bahan Makanan
Secara garis besar bahan makanan terbagi dalam kelompok karbohidrat, buah-sayur (termasuk juga protein nabati), dan protein hewani yang masing2 memiliki mas acerna berbeda2 sebagai berikut:
Buah, masa cerna hanya 15 menit sehingga buah berfungsi sebagai sumber energi instan seperti halnya minuman manis
Sayuran, masa cerna 2 jam
Karbohidrat, masa cerna 3 jam
Protein hewani, masa cerna 3-4 jam
Lalu apa yang saya lakukan?
Tidak Makan Berlebihan (prioritas UTAMA)
Saya tidak menjadikan ramadhan sebagai foodvaganza. Di meja makan saya tidak ada bedanya ramadhan dengan hari2 biasa. Cukup menu standar saya: selain nasi hanya ada 1 macam olahan sayuran dan 1 macam lauk, tidak lebih. Stok buah juga seperti hari biasa: banyak stok :D Buah2an dimakan segar begitu saja, bukan dijus apalagi dg tambahan gula, susu dll kalaupun diolah spt itu amat sangat jarang sekali mungkin sebulan sekali.
Ketika berbuka, saya selang-seling kombinasinya supaya proses cerna tidak berat. Hari ini protein hewani & sayur, besok karbohidrat dan sayur.
Ketika sahur, saya makan yg ringan2 saja seperti sayuran dan buah2an.
Tidak makan berlebihan, baik porsi maupun jenisnya, adalah upaya saya untuk peduli pada proses metabolisme sambil memperhatikan masa cerna bahan makanan.
Akibatnya, selama berpuasa tubuh saya tidak mudah lelah karena organ2 saya tidak bekerja berat melakukan macam2 proses: pembuangan bersamaan mencerna sisa makanan *yg berat dan terlalu banyak* sekaligus beraktivitas sehari2.
Perlu diketahui bila tubuh melakukan 2 proses bersamaan (misal, proses pembuangan mix pencernaan) ataupun makan berlebihan porsi dan jenisnya maka organ tubuh bekerja keras untuk mengerahkan enzim2 tubuh yg selama kerjanya tidak bisa maksimal karena bercampurbaur, dan proses masing2 menjadi berjalan lebih lama. Pencernaan jadi tidak optimal, pembuangan juga tidak maksimal.
Apalagi kalo selama masa "boleh makan" kita ngemil terus, makan terus, siangnya jadi lemas karena proses serap tidak berjalan sempurna, asupan energi jadi berkurang.
Banyak Minum dan Makan Buah
Banyak minum tentu membantu lancarnya proses pencernaan dan menjaa kadar cairan tubuh tidak sampai dehidrasi di siang hari *yg puanaaasss spt Sby*
Selain banyak minum saya juga penggila buah. Volume belanja terbesar saya adalah buah. Buah2an sebagai sumber energi instan dan amat sangat mudah diserap tubuh, memberi cadangan energi yang bisa kita andalkan untuk menjaga stamina di siang hari.
Saya memilih buah2 lokal daripada import. Alasannya simpel saja karena proses distribusinya pendek maka kita mendapatkan kualitas buah lokal lebih baik/lebih segar daripada buah2 import selain tentu saja.... lebih muraahhh :D Kulkas nyaris ngga perna absen dari buah. Yang biasa saya beli: melon dan variannya, jambu merah, nenas, stroberi, anggur bali. Buah2 musiman spt manggis, kesemek, mangga, rambutan pasti tak pernah absen juga kalo sedang musimnya, apalagi kalo peak season harganya murah banget kan..
Satu Sendok Makan Madu
Sahur saya tutup dengan minum 1 sdm madu yang dilarutkan segelas air suhu biasa
Pelembab (khususnya yg sering di jalan)
Saya pakai pelembab di badan-tangan-kaki juga wajah & bibir untuk mencegah permukaan kulit dehidrasi karena terpapar panasnya matahari
Semua point diatas alhamdulillah biasa saya lakukan sehari2 meskipun tidak sedang berpuasa. Semoga sharing saya ini bisa bermanfaat bagi teman2 menjalani aktivitas sambil menjaga kesehatan, baik saat berpuasa maupun tidak.
note:
thx to bu Andang Gunawan dan mas Wied Harry yang membangkitkan kesadaran saya untuk menjalani pola makan sehat dan pencerahan2nya yang sarat manfaat.
Sunday, July 26, 2009
MFM2 Juli 2009: Guava Shorbet with Fruit Compote

Cuaca Surabaya yang sangat panas sekali bikin saya pengen terus2an bikin shorbet. Saya suka pakai buah2 lokal sebagai bahan utama shorbet, seperti nanas, mangga dan jambu biji.
Ini sebagai entry untuk MFM2 Juli 2009 yang bertema Vegs & Fruits for Health & Fun yang dihosting oleh saya sendiri, shorbet berbahan jambu merah yang disajikan dengan fruit compote.
Tidak seperti fruit compote biasanya yang buah2nya dimatangkan cukup lama, saya hanya memanaskan nanas sebentar saja dan stroberi dimasukkan mentah. Pilih buah yang manis untuk meminimalisir penggunaan gula. Sultana saya pakai untuk sentuhan rasa sekligus pemanis rasa, berpadu dengan kuah hasil rebusan inti nanas.
Secara keseluruhan, Fruit Compote berpadu Guava Shorbet di tengah cuaca panas, hmmmm... segaaarrr.. !!!

GUAVA SHORBET with FRUIT COMPOTE
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
750 gr jambu merah kupas, belah dua
100 ml + 300 ml air
100 gr gula pasir /secukupnya
1 butir jeruk nipis, ambil airnya
1 sdm gelatin bubuk + 50 ml air
Cara:
Keruk jambu merah, rebus kerukan bijinya dg 100ml air dg api kecil hingga lunak dan menyusut setengah, dinginkan. Potong2 daging buahnya & sisihkan.
Blender rebusan biji dg sisa 300ml air, saring & buang bijinya.
Panaskan campuran gelatin+air dg cara ditim hingga larut.
Blender jadi satu: air biji jambu, daging jambu, gula, air jeruk dan gelatin.
Dinginkan di friser hingga pinggirannya mulai beku, proses dg ice cream maker hingga beku & lembut. Simpan dulu di friser hingga keras.
Note:
Kerukan biji adalah bagian yang paling wangi dan tertinggi kandungan pektinnya dari seluruh bagian jambu merah.
Biasanya aku pake putih telur untuk campuran shorbet, bukan pake gelatin. Tapi kalo ngga biasa dengan putih telur mentah diganti aja pake gelatin. Fungsinya sama, sebagai pengikat & pengatur konsistensi agar shorbet lebih halus.
Kalo ga ada ice cream maker, bekukan hingga setengah keras, aduk & mixer, bekukan hingga setengah keras lagi, mixer lagi, hingga 3-4 kali dna terakhir bekukan sempurna.
Fruit Compote
By: Lia, Dapurgue
Bahan:
150 gr sultana
1 buah nanas kupas
150 gr strawberry, potong2
1 sdm gula pasir
150 ml air
Cara:
Didihkan air, masukkan sultana, masak dg api kecil hingga mjd fluffy.
Tambahkan potongan nanas, aduk bentar & matikan api.
Tutup rapat hingga dingin, tambahkan stroberi & gula pasir, aduk rata.
Note:
Bisa pake buah apa aja, apel, jeruk mandarin, apricot, dll.
Manfaatkan inti nanas yg biasa dibuang. Potong kecil2 inti nanas, rebus dan saring. Air rebusannya dipake merebus sultana shg aroma & rasanya lebih segar
Penyajian
Scoop shorbet ke mangkuk atau gelas, siram dg fruit compote, sajikan segera.
Subscribe to:
Posts (Atom)
