A Shot of Me

Friday, May 12, 2006

Puding Panas Pandan Kelapa



PUDING PANAS PANDAN KELAPA
Idenya paduan dari Pipis Kopyor dan Puding Roti. Dengan tambahan pandan serta kelapa muda yang berlimpah, puding panas ini menjadi sedap dan legit, paduan abadi cocopandan yang tak pernah usang. Atur jumlah santan sesuai jenis rotinya, kalo roti terlalu ringan dan menyerap banyak cairan maka santan bisa ditambah hingga mencapai 400-450ml. Takaran gula mengikuti selera gue yang gak suka yang terlalu manis maka silakan ditambah sendiri

Bahan:
1 bungkus roti tawar (mo berkulit ato gak, terserah)
1/3 butir kalapa tua, parut
4 butir telur
75 gr gula pasir ato sesue slera
½ sdt garam
Blender, peras & saring:
10 lembar daun pandang wangi
6 lembar daun suji
300-450 ml air kelapa muda (tergantung daya serap rotinya, atur sendiri lah ya)
Aduk rata, diamkan 15 menit:
3 butir kelapa muda, keruk pake sendok teh
1½ sdt esens kelapa, ato cocopandan juga bisa
75 gr gula pasir
Alat:
Loyang 22x22x4 cm, alasi dengan plastik ato daun pisang di dasarnya ajah
Kukusan yang muat dengan loyang (gue pake langseng)
Cara:
  • Buat santan dari kelapa parut menggunakan air pandan

  • Siapin kukusan, naikin ke api. Sambil nunggu panas kita kerjain si puding

  • Ambil 3-4 lembar roti tawar, susun di dasar loyang (yang udah dialas daun pisang/plastik) hingga tepat menutup dasarnya. Kalo perlu rotinya bisa dipotong agar match. Iris2 sisa roti tawar bentuk dadu.

  • Kocok lepas: telur, gula dan garam sambil dituangi santan dikit2 sampe rata dan gula larut

  • Masukin irisan roti dan campuran kelapa ke dalam kocokan telur, aduk pelan dan rata pake spatula ato sendok kayu. Jangan terlalu napsu ngaduknya, ntar rotinya ancur

  • Tuang ke loyang yang udah beralas roti, ratakan permukaannya

  • Masukin kukusan yang udah mendidih, kukus 30 menit. Angkat & sajikan hangat

  • Note:
    Kalo disajikan panas/hangat, kudu disendokin, gak bisa dipotong karena terlalu lembek.
    Bisa disajikan dingin, masukin kulkas hingga dingin, bisa dipotong2 dengan rapi.
    Sengaja gak pake pasta pandan karena kalo dikukus bareng roti rasanya jadi kabur, kalah oleh roti dan kelapa. Kalo takaran pastanya ditambah, warnanya jadi genjreng bin norak.
    Penggunaan esens kelapa untuk menguatkan karakter kelapa. Bisa dihilangkan dan tetep enak kok.
    Sengaja pake loyang tipis karena kalo terlalu tebal penyajiannya kurang menarik.
    Bisa pula dicetak individual pake mangkuk2 kecil tahan panas

    1 comment:

    Yoke said...

    hi Lia,

    could u pls translate this recipe in English when u r free?

    thanks!
    yoke

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...