Suatu hari di suatu resto, saya order minuman yang namanya cukup unik *lupa namanya sih*. Tidak tertera deskripsinya di buku menu, hanya saja mba waitressnya bilang ini minuman dengan potongan jelly yang banyak dan rasanya segar. That's just it.
Ketika minuman yang saya pesan datang, saya cukup surprise pada sruputan pertama *halahhhh sruputan wkwkwkwkkk... kopi kaleee...
Rasanya benar2 keren, paduan asam segar khas minuman rasa lime bertemu dengan cantik elegan sweet almond *tebakan saya sih begitu*. Tanpa soda. Simpel namun mengesankan. Jelly-nya not a big deal buat saya, hanya potongan jelly bening biasa yang diberi flavour jeruk. Singkat cerita, saya terpesona dengan kuahnya.
Sekian waktu berlalu, saya lupa untuk mencobanya di dapur saya. Hingga satu ketika saya mendapat oleh2 sirup almond dari seorang teman. Saya jadi terkenang dengan minuman di resto tadi, lalu coba-coba saya tambahkan bubuk jeruk nipis /lime sesuai naluri. Saya tambahkan pula asesoris lainnya seperti irisan lemon dan daun mint. Hasilnya...? Wow... beyond my expectation...!! Sangat mirip, bahkan lebih segar dengan campuran irisan lemon dan daun mint. Suami saya biasanya kurang tertarik dengan rasa2 "baru dan asing", namun ketika saya minta mencicipi, segelas langsung habis dan minta nambah hahahahahaaa.....doyyaaannn rupanya :)
Saya kemudian memberi judul Almond Citrus Squash, dan rasanya cukup bisa diandalkan sebagai minuman alternatif untuk acara ngumpul2 keluarga maupun sahabat di rumah :)
ALMOND CITRUS SQUASH
By: Alya's Kitchen
Bahan:
100 gr nutrisari jeruk nipis
150 ml sirup almond (misal: merk Torani, atau membuat sendiri)
2-3 buah lemon belah dua dan iris tipis
5-7 tangkai daun mint, cincang
2 liter air
2 kg es batu, hancurkan
Cara:
Larutkan nutrisari jeruk nipis dan sirup almond dengan air,
tambahkan irisan lemon dan daun mint.
Simpan di chiller 3 jam.
Tambahkan es batu, siap disajikan.
Note:
Bisa ditambahkan potongan jeli rasa jeruk sesuai selera.
Jika membuat sirup almond sendiri, gunakan gula batu berkualitas bagus untuk mendapatkan sirup yang putih jernih. Tambahkan almond essence ketika sirup gula sudah benar2 dingin untuk mendapatkan flavour yang maksimal.
I bake cheerfully, and I cook passionately. Asian Cuisine is my biggest inspiration as I'm crazy for its flavorful spices and herbs, unique tastes, exotic ingredients, and so many tempting reason it gives me. So here you are, welcome to my warm and smokey kitchen, do have fun & enjoy!
Thursday, August 08, 2013
Wednesday, August 07, 2013
Thai Candied Cassava (Singkong Kristal)
Pagi2 ke pasar nemu singkong bagus2 banget. Uda lama pengen bikin singkong kristal aka. Man-ted/Montad Chuame aka. Candied Cassava, dessert berbahan singkong khas Thailand. Sekaligus bikin banyak untuk setoran takjil ke mesjid.
Bikinnya sangat mudah, hanya perlu kesabaran aja :) Singkong yang bagus akan menghasilkan "lapisan kristal" yang cantik serta rasa yang lembut. Wangi pandan serta saus santan yang gurih menjadikannya semakin cantik eksotis, Asia bangeeeets hehehehe...
Untuk memperkaya rasa kemarin saya menambahkan margarin dan sedikit vanilla dan hasilnya enak bangeettt pemirsaaa...!!! Ini singkong kristal pertama saya, dan sungguh puas dengan hasilnya :)
THAI CANDIED CASSAVA
By: Alya's Kitchen
Bahan:
1 kg singkong yg bagus, kupas & potong2 kecil
750 ml air untuk merebus
3 lbr daun pandan potong2
100 gr gula pasir
1 sdt garam
25 gr margarin
1/2 sdt vanilla essence
Wijen sangrai secukupnya
Bahan Saus, rebus mendidih & kental:
1 kotak (200ml) santan UHT
100 ml air
1/2 sdt garam /secukupnya
4 lbr daun pandan potong2
2 sdt tepung beras + 2 sdt maizena, larutkan dg sedikit air
Cara:
Didihkan air, masukkan potongan singkong dan garam, tutup rapat dan masak dengan api sedang hingga singkong matang dan air mulai mengering.
Tambahkan gula pasir, kecilkan api ke simmer, aduk2 hingga gula mencair dan mengental menyelimuti setiap permukaan singkong.
Tambahkan margarin dan vanilla, aduk2 merata lalu angkat.
Transfer ke wadah saji, siram dengan saus lalu taburi dengan wijen sangrai. Siap disajikan.
Bikinnya sangat mudah, hanya perlu kesabaran aja :) Singkong yang bagus akan menghasilkan "lapisan kristal" yang cantik serta rasa yang lembut. Wangi pandan serta saus santan yang gurih menjadikannya semakin cantik eksotis, Asia bangeeeets hehehehe...
Untuk memperkaya rasa kemarin saya menambahkan margarin dan sedikit vanilla dan hasilnya enak bangeettt pemirsaaa...!!! Ini singkong kristal pertama saya, dan sungguh puas dengan hasilnya :)
THAI CANDIED CASSAVA
By: Alya's Kitchen
Bahan:
1 kg singkong yg bagus, kupas & potong2 kecil
750 ml air untuk merebus
3 lbr daun pandan potong2
100 gr gula pasir
1 sdt garam
25 gr margarin
1/2 sdt vanilla essence
Wijen sangrai secukupnya
Bahan Saus, rebus mendidih & kental:
1 kotak (200ml) santan UHT
100 ml air
1/2 sdt garam /secukupnya
4 lbr daun pandan potong2
2 sdt tepung beras + 2 sdt maizena, larutkan dg sedikit air
Cara:
Didihkan air, masukkan potongan singkong dan garam, tutup rapat dan masak dengan api sedang hingga singkong matang dan air mulai mengering.
Tambahkan gula pasir, kecilkan api ke simmer, aduk2 hingga gula mencair dan mengental menyelimuti setiap permukaan singkong.
Tambahkan margarin dan vanilla, aduk2 merata lalu angkat.
Transfer ke wadah saji, siram dengan saus lalu taburi dengan wijen sangrai. Siap disajikan.
Sunday, August 04, 2013
Es Almond Puding Cocktail
Es buah campur (cocktail) ini jadi andalan kalo harus bikin dessert dengan waktu mepet namun harus tetap nampak segar dan meriah hehehe... makanya di dapur selalu ada stok beberapa sachet agar2/jelly plain, susu dan buah kaleng. Ketika uda mati gaya mo bikin dessert apa, maka dessert ini jadi pilihan yang ngga pernah salah.
Saya suka sekali jika pudingnya beraroma sweet almond, tetapi tidak semua orang (Indonesia) suka aroma ini karena bagi yang kurang familiar maka flavour ini terasa seperti bau obat hahahahahaa... No problem, flavour bisa menggunakan vanilla ataupun leci dan flavour lain sesuai selera. Untuk keperluan terbatas bisa pakai setengah resep aja yaa....
ES ALMOND PUDING COCKTAIL
By: Alya's Kitchen
Bahan:
2 sachet bubuk agar mix konnyaku (contoh merk: Agarasa)
1800 ml susu uht plain *
125-150 gr gula pasir
2 sdt almond essence **
1 kaleng besar fruit cocktail
1 kaleng leci (potong2 leci sesuai selera)
Es batu
Simple syrup secukupnya bila perlu ***
Cara:
Satukan agar bubuk dan gula pasir hingga rata, tuangi susu sedikit demi sedikit sambil diaduk supaya tidak brindilan.
Panaskan adonan agar sambil diaduk2 hingga mendidih, matikan api. Diamkan 10-15mnt agar uapnya agak berkurang, tambahkan almond essence, aduk2 rata.
Tuang ke cetakan persegi, diamkan hingga beku. Keluarkan dari cetakan, potong2 kotak seukuran dadu, tempatkan di baskom besar.
Tambahkan fruit cocktail, leci, es batu dan simple syrup jika perlu. Siap disajikan.
Note:
*sesuaikan jumlah cairan mengikuti instruksi pada kemasan agar2
** bisa ganti vanilla jika kurang suka aroma almond essence
*** simple syrup terbuat dari air 1 bagian dan gula 1 bagian. Rebus dan saring.
Saya suka sekali jika pudingnya beraroma sweet almond, tetapi tidak semua orang (Indonesia) suka aroma ini karena bagi yang kurang familiar maka flavour ini terasa seperti bau obat hahahahahaa... No problem, flavour bisa menggunakan vanilla ataupun leci dan flavour lain sesuai selera. Untuk keperluan terbatas bisa pakai setengah resep aja yaa....
ES ALMOND PUDING COCKTAIL
By: Alya's Kitchen
Bahan:
2 sachet bubuk agar mix konnyaku (contoh merk: Agarasa)
1800 ml susu uht plain *
125-150 gr gula pasir
2 sdt almond essence **
1 kaleng besar fruit cocktail
1 kaleng leci (potong2 leci sesuai selera)
Es batu
Simple syrup secukupnya bila perlu ***
Cara:
Satukan agar bubuk dan gula pasir hingga rata, tuangi susu sedikit demi sedikit sambil diaduk supaya tidak brindilan.
Panaskan adonan agar sambil diaduk2 hingga mendidih, matikan api. Diamkan 10-15mnt agar uapnya agak berkurang, tambahkan almond essence, aduk2 rata.
Tuang ke cetakan persegi, diamkan hingga beku. Keluarkan dari cetakan, potong2 kotak seukuran dadu, tempatkan di baskom besar.
Tambahkan fruit cocktail, leci, es batu dan simple syrup jika perlu. Siap disajikan.
Note:
*sesuaikan jumlah cairan mengikuti instruksi pada kemasan agar2
** bisa ganti vanilla jika kurang suka aroma almond essence
*** simple syrup terbuat dari air 1 bagian dan gula 1 bagian. Rebus dan saring.
Tuesday, July 23, 2013
Bubur Sagu Ubi
Saat masih kecil dulu ummi sering sekali bikin jajanan sore, mulai aneka gorengan hingga bubur. Salah satu yang suka dibikin ummi adalah bubur sagu rangi, sayang saat itu saya tidak terlalu menyukai bubur sagu rangi. Sampai suatu hari saya diajak tetangga untuk sowan ke rumah keluarganya di daerah Karanggayam, Sby. Oh ya, fyi jaman kecil saya sering "dipinjem" tetangga hihihi...saat itu saya umur 4-7 tahunan, imut lucu cantik manis *duhhhh...* ngga rewel dan juga ngga susah makannya, bikin ibu-ibu tetangga demen banget ama saya terutama yg ga punya anak perempuan, saya sering diajak jalan2, "dipinjem" gitu istilah ummi hihihi... Ummi ngga keberatan kalo saya diajakin jalan2, karena saya juga enjoy *ketauan yak, ternyata doyan hengot dari kecil wkwkwkwkwkk... Nah ama salah satu tetangga di satu hari itu, pulang dari rumah keluarganya saya diajakin beli bubur diujung kampung. Bubur sagu, aaarghhhh.... saya uda ilfil. Tapi oh tetapi, ternyata buburnya berbeda. Disusun di pincuk terdiri dari nasi ketan yang gurih, sedikit parutan kelapa setengah tua, disiram bubur sagu hangat yang tidak terlalu pekat, trus disiram ama saus santan plus sedikit siraman saus gula merah. Wah...ternyata saya bisa ngabisin sampe ludesss... dan sejak itu saya mulai bis angrasain enaknya bubur sagu meski belum bisa jadi bubur favorit kalo disajikan sebagai bubur sagu secara soloist :D
Lain waktu, uda dewasa nih... saya makan bubur sagu hangat yang juga tidak terlalu pekat, dengan potongan ubi/singkong di dalamnya. Enakkkk dehhh... baru nyadar rupanya saya kurang suka bubur sagu yang terlalu pekat sebagaimana cara ummi biasa memasak bubur sagu. Kalo dibuat ngga terlalu pekat dan dikombinasi dengan bahan lain, saya lebih suka.
Kenangan bubur sagu rupanya membangkitkan kerinduan saya. Pas momennya bulan ramadhan pula, maka saya membuat bubur sagu ubi sebagai setoran takjil ke mesjid. Mudah2an pada suka, karena saya bikinnya juga ngga terlalu pekat :) Jujur ini pertama kali saya bikin bubur sagu sendiri, ngga tau takarannya, nanya2 ke Mba Hanna ancer2 takarannya lalu saya gabungin dengan perkiraan saya juga. Thanks ya Mba Hanna :) Alhamdulillah ternyata sukses, gelas2 bubur rata2 abis ngga nyisa :)
BUBUR SAGU UBI
By: Alya's Kitchen
Bahan:
150 gr kepingan sagu rangi
300 ml air untuk merendam
400 ml air untuk merebus
3 lembar daun pandan, potong2
300 gr singkong yg bagus, potong dadu kecil
1/2 sdt garam
Sirup Gula Merah, rebus dan saring:
50-75 gr gula merah disisir
100 ml air
2 lembar daun pandan, cabik2 dan simpulkan
Saus Santan:
200 ml (1 kotak) santan UHT siap pakai
200 ml air
1/3 sdt garam
1 sdm tepung beras + 1 sdt maizena, larutkan dengan sedikit air
Cara:
Cuci/bilas kepingan sagu rangi satu persatu dibawah kran air, lalu rendam dalam 300ml air selama satu jam atau hingga lunak. Remas2 untuk menghancurkan kepingan, lalu blender dan sisihkan.
Didihkan 400 ml air, masukkan potongan singkong, garam dan daun pandan, rebus hingga singkong empuk.
Tambahkan blenderan sagu rangi dan sirup gula merah yang telah disaring, masak hingga bubur meletup2 dan benar2 matang.
Matikan api, sajikan bubur hangat dengan siraman saus santan.
Saus santan:
Rebus santan, air, garam dan pandan hingga mendidih, kentalkan dengan larutan tepung beras dan maizena.
Lain waktu, uda dewasa nih... saya makan bubur sagu hangat yang juga tidak terlalu pekat, dengan potongan ubi/singkong di dalamnya. Enakkkk dehhh... baru nyadar rupanya saya kurang suka bubur sagu yang terlalu pekat sebagaimana cara ummi biasa memasak bubur sagu. Kalo dibuat ngga terlalu pekat dan dikombinasi dengan bahan lain, saya lebih suka.
Kenangan bubur sagu rupanya membangkitkan kerinduan saya. Pas momennya bulan ramadhan pula, maka saya membuat bubur sagu ubi sebagai setoran takjil ke mesjid. Mudah2an pada suka, karena saya bikinnya juga ngga terlalu pekat :) Jujur ini pertama kali saya bikin bubur sagu sendiri, ngga tau takarannya, nanya2 ke Mba Hanna ancer2 takarannya lalu saya gabungin dengan perkiraan saya juga. Thanks ya Mba Hanna :) Alhamdulillah ternyata sukses, gelas2 bubur rata2 abis ngga nyisa :)
BUBUR SAGU UBI
By: Alya's Kitchen
Bahan:
150 gr kepingan sagu rangi
300 ml air untuk merendam
400 ml air untuk merebus
3 lembar daun pandan, potong2
300 gr singkong yg bagus, potong dadu kecil
1/2 sdt garam
Sirup Gula Merah, rebus dan saring:
50-75 gr gula merah disisir
100 ml air
2 lembar daun pandan, cabik2 dan simpulkan
Saus Santan:
200 ml (1 kotak) santan UHT siap pakai
200 ml air
1/3 sdt garam
1 sdm tepung beras + 1 sdt maizena, larutkan dengan sedikit air
Cara:
Cuci/bilas kepingan sagu rangi satu persatu dibawah kran air, lalu rendam dalam 300ml air selama satu jam atau hingga lunak. Remas2 untuk menghancurkan kepingan, lalu blender dan sisihkan.
Didihkan 400 ml air, masukkan potongan singkong, garam dan daun pandan, rebus hingga singkong empuk.
Tambahkan blenderan sagu rangi dan sirup gula merah yang telah disaring, masak hingga bubur meletup2 dan benar2 matang.
Matikan api, sajikan bubur hangat dengan siraman saus santan.
Saus santan:
Rebus santan, air, garam dan pandan hingga mendidih, kentalkan dengan larutan tepung beras dan maizena.
Saturday, July 20, 2013
Kroket Keju
Bulan ramadhan tahun ini insyaAllah diniatin lebih rajin setor takjil daripada tahun lalu. Niatnya bisa setor setiap hari, alhamdulillah sampai hari ini diberi kemudahan oleh Allah untuk lancar jaya setor takjil tanpa bolong :) Secara kerjaan kantor lagi banyakkk banget bulan2 ini, ngga setiap hari sempet bikin sendiri takjilnya. Awal-awal bulan puasa disempet2in bikin sendiri mulei puding sampe bubur, tapi akhirnya nyerah juga...lebih sering mengandalkan beli cake di toko kue wkwkwkkw...
Di Surabaya uda setahunan ada cabang toko Majestik yang di Jkt, alhamdulillah jadi andalan banget buat setoran takjil. Favorit kita dari toko ini adalah Fruit Cake. Kalo pas ngga sempet bikin dan ngga bisa ke majestik, mampir ke toko buah beli jeruk manis, ato bronis. Apa aja deh, yang penting cukup layak untuk disajikan bagi orang2 yang telah seharian berpuasa :)
Salah satu setoran takjil yang sempet saya buat dengan hepi adalah Kroket Keju. Gimana ngga hepi, karena saya jadi ada pelampiasan untuk ngabisin stok keju di kulkas yang bejibun wkwkwkwkk... ntu keju2 saya beli banyak untuk kakak bikin kukis lebaran nanti, secara sedunia uda tau bahwa saya pemalas bikin kukis *bangga eh* :)) Tapi sikap pemalas ini kena batunya, ketika kakak ngabarin lebaran tahun ini ngga mudik, giliran lebaran di kampung mertuanya. Terpana menatap tumpukan keju di friser, secara itu kejunya edam dan parmesan. kalo keju cheddar ato cream cheese mah uda bisa dihambur2kan aja bikin pisgor, olesan/taburan ruti dll. Edam dan parmesan, kalu gak dibikin kukis mo dibikin apa dongggg huhuhuhuuuuu.... gundah rasau galau resah, lalu kepikir ajah dibikin kroket keju yang pasti asoy banget kalo dicampurin edam/parmesan dalam adonannya. Tring...tring...triiing....!!! jadi deh berhepi-hepi menguleni 2 kg kentang untuk kroket keju setoran takjil. Teteuuupp masih nyisa banyak kejunya, oh gpp...karena akan dibikin kroket lagi untuk setoran berikutnya, ato dibikin mac schotel ato pastup keju hehehehehhh.... yang penting saya tidak bikin kukis... :))
Kroket keju dengan campuran edam/parmesan, berpadu smoked beef dan aroma pala serta seledri, plus cream cheese filling. It's cheesy all the way...! Cocok juga untuk ngeteh sore2, ato untuk sajian lebaran nanti :) Variasikan sesuai selera yahhh, smoked beef bisa diganti ayam/daging cincang. Resep dibawah ini menggunakan takaran seperempat dari yang saya bikin kemarin, karena kentang 2kg jadinya banyakkk sekali pemirsa... jadi untuk konsumsi sendiri kita bikin ajah kentang 500 gram yahhh.. Yuk monggo silakan diincip, eh dibikin..
KROKET KEJU
By: Alya's Kitchen
Bahan Kentang:
500 gr kentang yang uda dikupas
3 sdm penuh keju edam/parmesan parut halus *maap gak nimbang hehe..soale stok di kulkas uda parutan
25 gr keju cheddar, parut
1/4 butir pala, diparut halus
1/2 sachet merica bubuk
1-2 sdm seledri iris halus
1 butir telur
Bahan Roux:
50 gr butter/margarin
40 gr bawang bombay, cincang
15 gr bawang putih, cincang
3 lembar smoked beef, cincang
100 ml susu cair
3/4 sdt garam
50 gr tepung terigu
Bahan Filling:
Cream Cheese (plain atau garlic)
Bahan Breading:
Putih telur
Tepung panir (atau breadcrumb jika suka yg kasar)
Minyak sayur untuk deepfrying
Cara:
Potong2 kentang, kukus hingga matang lalu lumatkan panas2 hingga halus.
Campur kentang dengan sisa bahan lainnya, aduk rata & sisihkan.
Buat roux: panaskan margarin/butter, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga wangi, tambahkan smoked beef, tumis sebentar. Tuangi susu dan tambahkan garam, didihkan. Masukkan terigu, aduk cepat hingga kalis, matikan api.
Campur adonan roux dengan adonan kentang, uleni hingga rata.
Pulung adonan sebesar bola pingpong atau sesuai selera, isi bagian dalamnya dengan creamcheese menggunakan piping bag. Kerjakan hingga adonan habis.
Celup bola-bola ke putih telur, gulingkan ke tepung panir hingga rata, kerjakan semua hingga selesai. Simpan bola2 berpanir di kulkas satu jam supaya panir menempel sempurna.
Deep fry hingga keemasan, tiriskan. Sajikan hangat dengan saus sesuai selera.
Di Surabaya uda setahunan ada cabang toko Majestik yang di Jkt, alhamdulillah jadi andalan banget buat setoran takjil. Favorit kita dari toko ini adalah Fruit Cake. Kalo pas ngga sempet bikin dan ngga bisa ke majestik, mampir ke toko buah beli jeruk manis, ato bronis. Apa aja deh, yang penting cukup layak untuk disajikan bagi orang2 yang telah seharian berpuasa :)
Salah satu setoran takjil yang sempet saya buat dengan hepi adalah Kroket Keju. Gimana ngga hepi, karena saya jadi ada pelampiasan untuk ngabisin stok keju di kulkas yang bejibun wkwkwkwkk... ntu keju2 saya beli banyak untuk kakak bikin kukis lebaran nanti, secara sedunia uda tau bahwa saya pemalas bikin kukis *bangga eh* :)) Tapi sikap pemalas ini kena batunya, ketika kakak ngabarin lebaran tahun ini ngga mudik, giliran lebaran di kampung mertuanya. Terpana menatap tumpukan keju di friser, secara itu kejunya edam dan parmesan. kalo keju cheddar ato cream cheese mah uda bisa dihambur2kan aja bikin pisgor, olesan/taburan ruti dll. Edam dan parmesan, kalu gak dibikin kukis mo dibikin apa dongggg huhuhuhuuuuu.... gundah rasau galau resah, lalu kepikir ajah dibikin kroket keju yang pasti asoy banget kalo dicampurin edam/parmesan dalam adonannya. Tring...tring...triiing....!!! jadi deh berhepi-hepi menguleni 2 kg kentang untuk kroket keju setoran takjil. Teteuuupp masih nyisa banyak kejunya, oh gpp...karena akan dibikin kroket lagi untuk setoran berikutnya, ato dibikin mac schotel ato pastup keju hehehehehhh.... yang penting saya tidak bikin kukis... :))
Kroket keju dengan campuran edam/parmesan, berpadu smoked beef dan aroma pala serta seledri, plus cream cheese filling. It's cheesy all the way...! Cocok juga untuk ngeteh sore2, ato untuk sajian lebaran nanti :) Variasikan sesuai selera yahhh, smoked beef bisa diganti ayam/daging cincang. Resep dibawah ini menggunakan takaran seperempat dari yang saya bikin kemarin, karena kentang 2kg jadinya banyakkk sekali pemirsa... jadi untuk konsumsi sendiri kita bikin ajah kentang 500 gram yahhh.. Yuk monggo silakan diincip, eh dibikin..
KROKET KEJU
By: Alya's Kitchen
Bahan Kentang:
500 gr kentang yang uda dikupas
3 sdm penuh keju edam/parmesan parut halus *maap gak nimbang hehe..soale stok di kulkas uda parutan
25 gr keju cheddar, parut
1/4 butir pala, diparut halus
1/2 sachet merica bubuk
1-2 sdm seledri iris halus
1 butir telur
Bahan Roux:
50 gr butter/margarin
40 gr bawang bombay, cincang
15 gr bawang putih, cincang
3 lembar smoked beef, cincang
100 ml susu cair
3/4 sdt garam
50 gr tepung terigu
Bahan Filling:
Cream Cheese (plain atau garlic)
Bahan Breading:
Putih telur
Tepung panir (atau breadcrumb jika suka yg kasar)
Minyak sayur untuk deepfrying
Cara:
Potong2 kentang, kukus hingga matang lalu lumatkan panas2 hingga halus.
Campur kentang dengan sisa bahan lainnya, aduk rata & sisihkan.
Buat roux: panaskan margarin/butter, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga wangi, tambahkan smoked beef, tumis sebentar. Tuangi susu dan tambahkan garam, didihkan. Masukkan terigu, aduk cepat hingga kalis, matikan api.
Campur adonan roux dengan adonan kentang, uleni hingga rata.
Pulung adonan sebesar bola pingpong atau sesuai selera, isi bagian dalamnya dengan creamcheese menggunakan piping bag. Kerjakan hingga adonan habis.
Celup bola-bola ke putih telur, gulingkan ke tepung panir hingga rata, kerjakan semua hingga selesai. Simpan bola2 berpanir di kulkas satu jam supaya panir menempel sempurna.
Deep fry hingga keemasan, tiriskan. Sajikan hangat dengan saus sesuai selera.
Note:
Jumlah kroket yang masuk dalam minyak jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sering diaduk supaya hasil gorengan cantik mulus tidak ada yang meletus.
Bisa disajikan dengan saus tartar, mayones, saus tauco atau paling simpel saus tomat/sambal
Opor Ayam Kampung
Uda beberapa hari nafsu makan suami rada menurun. Setiap makan porsinya sedikit sekali bahkan kadang ngga abis. Bermacam-macam saya masak kesukaannya tapi kayaknya masi ngga ngaruh hikss... sampai binun mo masak apa. Makan di luar pun kurang selera.
Pagi2 ngeluarin stok ayam kampung dari friser, nanya suami mo dimasakin apa. Pilihannya sop ayam, bumbu rujak, ayam goreng atau opor ayam. Pilihan blio ternyata ke opor ayam yang memang uda lama banget saya ngga masak opor ayam. Baiklaaahh...... :)
Semangat banget masak opor ayam, berharap bisa meningkatkan selera makan blio. Sambil thawing ayam, kabur ke pasar beli kelapa parut untuk santan karena pas stok santan di friser uda abis. Yup... meski di toko mopun warung deket rumah banyak jualan santan instan, saya bela2in ke pasar untuk bisa bikin santan segar. Saya jauh lebih suka santan segar daripada santan instan. Di citarasa saya, ada aroma, rasa dan tekstur final yang tidak bisa didapatkan dari santan instan. Untuk minuman dan masakan sayur masih okei okei saja lah pakai santan instan, tetapi untuk memasak daging, ayam maupun seafood bagi saya mutlak perlu santan segar karena santan segar mampu mengikat aroma komponen bumbu menjadi lebih blending dalam penyatuan unsur-unsur minyak aromatik, juga mengikat tekstur bumbu berpadu dengan protein bahan masakan, memunculkan final taste & tekstur yang tak bisa dihasilkan oleh santan instan :)
Saya masak opor start jam 10 pagi, dimasak cukup lama dengan api sekecil-kecilnya untuk menghasilkan tekstur ayam kampung yang lembut dan juicy dengan rasa bumbu yang meresap sempurna. Tips kalo mo pake ayam negri/ras, pilih bagian paha dan sayap karena bagian-bagian ini memiliki tekstur dan rasa yang lebih baik daripada dada ayam, selain menghasilkan lebih banyak kaldu pula. Tips lainnya yaitu untuk mengurangi rasa anyir khas ayam ras, didihkan air dan masukkan potongan ayam lalu didihkan kembali selama 5-10 menit, tiriskan ayam dan buang kaldu pertama tersebut, syam siap diolah lebih lanjut sesuai resep. Tips ini juga untuk mengurangi efek kental khas kaldu ayam ras ketika dimasak dengan kuah yang tidak terlalu banyak.
Ngobrol tentang opor, di lingkungan saya pakem umumnya opor harus berwarna putih /bersih terang supaya tampak cantik. Saya belajar masak "opor jawa" dari ummi, saya sebut "opor jawa" karena minim rempah supaya nampak warna bersih terang. Untuk Sego Bancakan, ummi bahkan prefer ngga pake kayumanis karena memberi efek warna rada "kusam". Kadang "opor jawa" juga berwarna sedikit kuning supaya cantik tidak pucat. Saya kurang menyukai rasa "opor jawa" baik yang putih maupun kekuningan, karena lidah saya terlanjur suka rasa yang full taste. Maka saya menambah takaran hampir semua rempah kering di dalam opor selain menambah takaran rempah daun yang wangi segar. I care about the taste much more than clean and clear performance. Beberapa teman yang pernah mencicipi opor buatan saya mengatakan opor saya lebih bercitarasa opor ala sumatera. Oh ya? saya belum pernah makan opor di sumatera :) Kalo bole narsis, saya memang pedeeeeee banget dengan opor ala saya :)) dan lebih hepi lagi ketika ummi juga memuji opor saya, ehmm... dipuji ama Guru Besar, geer banget dehhhh senengnya bukan main :D
Oh ya, tadi bukannya ngobrolin opor untuk suami saya ya, kenapa saya jadi bernarsis-narsis ke hulu :)):))
Jadi kemudian saya sajikan opor kepada blio untuk buka puasa, surprise.... blio minta makan opor lagi untuk sahur, dan lagi untuk buka puasa besoknya juga. Ngga bosen beib? "Enak sih..." jawabnya mantab. Oh mantaaabbbbbb....!!!! :)):))
Resep ini sedikit perbaikan dari resep opor yang pernah saya posting sebelumnya yah. Sama enaknya, hanya yang sekarang rada lebih terasa lagi rempahnya :)
OPOR AYAM
By: Alya's Kitchen
Bahan:
1 ekor ayam kampung (berat sekitar 700-800gr)
4 gelas santan encer
1 gelas santan kental
Garam dan gula pasir secukupnya
Minyak sayur untuk menumis
Bumbu halus, blender semua jadi satu:
8 butir bawang merah, goreng layu
5 siung bawang putih, goreng layu
1 cm jahe, goreng layu
2 cm lengkuas, iris2 & goreng layu
4 butir kemiri, goreng
4 butir cengkeh
1/3 butir biji pala yg tua, iris2
2 sdt ketumbar butiran
1/3 sdt jintan
1 sdt penuh merica butiran
Rempah tambahan:
5-6 cm kayumanis
3 butir cengkeh
2 lbr daun salam
5 lbr daun jeruk, sobek2 tak terputus
1 sereh besar (atau 2 medium), geprak
4 cm lengkuas, geprak
Cara:
Panaskan minyak sayur, tumis bumbu halus dan rempah tambahan hingga bumbu matang.
Didihkan santan encer, masukkan tumisan bumbu dan ayam yang telah dipotong-potong.
Simmer tertutup selama 1 jam, tambahkan garam dan gula secukupnya, simmer kembali 30 menit atau sampai ayam mulai empuk.
Tambahkan santan kental, aduk rata dan didihkan dengan api medium dan tutup terbuka 5 menit, koreksi rasa dan simmer tertutup lagi 30 menit atau sampai ayam benar2 empuk.
Matikan api, biarkan tetap tertutup hingga hangat dan siap disajikan dengan nasi atau lontong, plus taburan bawang goreng, sambal dan irisan mentimun.
Note:
Komposisi takaran santan encer dan kental bisa disesuaikan selera.
Simmer: memasak dengan api sekecil mungkin. Simmer tertutup: simmering dengan panci tertutup rapat.
Saya suka menambahkan sedikit ekstra pala parut dan merica bubuk sesaat sebelum selesai memasak, untuk extra taste :)
Pagi2 ngeluarin stok ayam kampung dari friser, nanya suami mo dimasakin apa. Pilihannya sop ayam, bumbu rujak, ayam goreng atau opor ayam. Pilihan blio ternyata ke opor ayam yang memang uda lama banget saya ngga masak opor ayam. Baiklaaahh...... :)
Semangat banget masak opor ayam, berharap bisa meningkatkan selera makan blio. Sambil thawing ayam, kabur ke pasar beli kelapa parut untuk santan karena pas stok santan di friser uda abis. Yup... meski di toko mopun warung deket rumah banyak jualan santan instan, saya bela2in ke pasar untuk bisa bikin santan segar. Saya jauh lebih suka santan segar daripada santan instan. Di citarasa saya, ada aroma, rasa dan tekstur final yang tidak bisa didapatkan dari santan instan. Untuk minuman dan masakan sayur masih okei okei saja lah pakai santan instan, tetapi untuk memasak daging, ayam maupun seafood bagi saya mutlak perlu santan segar karena santan segar mampu mengikat aroma komponen bumbu menjadi lebih blending dalam penyatuan unsur-unsur minyak aromatik, juga mengikat tekstur bumbu berpadu dengan protein bahan masakan, memunculkan final taste & tekstur yang tak bisa dihasilkan oleh santan instan :)
Saya masak opor start jam 10 pagi, dimasak cukup lama dengan api sekecil-kecilnya untuk menghasilkan tekstur ayam kampung yang lembut dan juicy dengan rasa bumbu yang meresap sempurna. Tips kalo mo pake ayam negri/ras, pilih bagian paha dan sayap karena bagian-bagian ini memiliki tekstur dan rasa yang lebih baik daripada dada ayam, selain menghasilkan lebih banyak kaldu pula. Tips lainnya yaitu untuk mengurangi rasa anyir khas ayam ras, didihkan air dan masukkan potongan ayam lalu didihkan kembali selama 5-10 menit, tiriskan ayam dan buang kaldu pertama tersebut, syam siap diolah lebih lanjut sesuai resep. Tips ini juga untuk mengurangi efek kental khas kaldu ayam ras ketika dimasak dengan kuah yang tidak terlalu banyak.
Ngobrol tentang opor, di lingkungan saya pakem umumnya opor harus berwarna putih /bersih terang supaya tampak cantik. Saya belajar masak "opor jawa" dari ummi, saya sebut "opor jawa" karena minim rempah supaya nampak warna bersih terang. Untuk Sego Bancakan, ummi bahkan prefer ngga pake kayumanis karena memberi efek warna rada "kusam". Kadang "opor jawa" juga berwarna sedikit kuning supaya cantik tidak pucat. Saya kurang menyukai rasa "opor jawa" baik yang putih maupun kekuningan, karena lidah saya terlanjur suka rasa yang full taste. Maka saya menambah takaran hampir semua rempah kering di dalam opor selain menambah takaran rempah daun yang wangi segar. I care about the taste much more than clean and clear performance. Beberapa teman yang pernah mencicipi opor buatan saya mengatakan opor saya lebih bercitarasa opor ala sumatera. Oh ya? saya belum pernah makan opor di sumatera :) Kalo bole narsis, saya memang pedeeeeee banget dengan opor ala saya :)) dan lebih hepi lagi ketika ummi juga memuji opor saya, ehmm... dipuji ama Guru Besar, geer banget dehhhh senengnya bukan main :D
Oh ya, tadi bukannya ngobrolin opor untuk suami saya ya, kenapa saya jadi bernarsis-narsis ke hulu :)):))
Jadi kemudian saya sajikan opor kepada blio untuk buka puasa, surprise.... blio minta makan opor lagi untuk sahur, dan lagi untuk buka puasa besoknya juga. Ngga bosen beib? "Enak sih..." jawabnya mantab. Oh mantaaabbbbbb....!!!! :)):))
Resep ini sedikit perbaikan dari resep opor yang pernah saya posting sebelumnya yah. Sama enaknya, hanya yang sekarang rada lebih terasa lagi rempahnya :)
OPOR AYAM
By: Alya's Kitchen
Bahan:
1 ekor ayam kampung (berat sekitar 700-800gr)
4 gelas santan encer
1 gelas santan kental
Garam dan gula pasir secukupnya
Minyak sayur untuk menumis
Bumbu halus, blender semua jadi satu:
8 butir bawang merah, goreng layu
5 siung bawang putih, goreng layu
1 cm jahe, goreng layu
2 cm lengkuas, iris2 & goreng layu
4 butir kemiri, goreng
4 butir cengkeh
1/3 butir biji pala yg tua, iris2
2 sdt ketumbar butiran
1/3 sdt jintan
1 sdt penuh merica butiran
Rempah tambahan:
5-6 cm kayumanis
3 butir cengkeh
2 lbr daun salam
5 lbr daun jeruk, sobek2 tak terputus
1 sereh besar (atau 2 medium), geprak
4 cm lengkuas, geprak
Cara:
Panaskan minyak sayur, tumis bumbu halus dan rempah tambahan hingga bumbu matang.
Didihkan santan encer, masukkan tumisan bumbu dan ayam yang telah dipotong-potong.
Simmer tertutup selama 1 jam, tambahkan garam dan gula secukupnya, simmer kembali 30 menit atau sampai ayam mulai empuk.
Tambahkan santan kental, aduk rata dan didihkan dengan api medium dan tutup terbuka 5 menit, koreksi rasa dan simmer tertutup lagi 30 menit atau sampai ayam benar2 empuk.
Matikan api, biarkan tetap tertutup hingga hangat dan siap disajikan dengan nasi atau lontong, plus taburan bawang goreng, sambal dan irisan mentimun.
Note:
Komposisi takaran santan encer dan kental bisa disesuaikan selera.
Simmer: memasak dengan api sekecil mungkin. Simmer tertutup: simmering dengan panci tertutup rapat.
Saya suka menambahkan sedikit ekstra pala parut dan merica bubuk sesaat sebelum selesai memasak, untuk extra taste :)
Tuesday, July 02, 2013
Snack Lebaran: Mente Bawang Manis
Mente goreng, sajian klasik lebaran yang belakangan semakin tergeser popularitasnya oleh aneka cookies. Saya sangat ngefan berat abis2an to the max *apa cobaaaa... hahahaha...* pada mente goreng, apalagi mente goreng yang gurih manis rasa bawang putih, yuuummmmmm.... satu toples bisa deh saya abisin sendirian :D Membuatnya ngga susah sama sekali, hanya butuh sabar dan telaten supaya hasilnya garing renyah dan bumbunya meresap. Coba yukk...
MENTE BAWANG MANIS
By: Alya's Kitchen
Bahan:
1 kg mente
1 liter air
Minyak sayur secukupnya untuk menggoreng
Bumbu, blender jadi satu tanpa air:
8 siung bawang putih
75 gr gula pasir
2 sdt garam
Cara:
Didihkan air, masukin mente, tutup rapat dna matikan api. Diamkan 10 menit.
Tiriskan mente dengan peniris berlobang cukup besar agar airnya bisa tiris sempurna. *ini tips menghasilkan mente goreng yang garing dan renyahhh*.
Panas2 campur mente dan blenderan bumbu, aduk rata. Diamkan setengah jam sambil sesekali diaduk merata. Tebarkan di tampah, jemur di panas matahari hingga cukup kering.
Siapkan minyak cukup banyak untuk deep frying, goreng mente dengan api small-medium sambil sering diaduk agar matangnya merata, tiriskan dan angin2kan hingga dingin.
Simpan di toples kedap udara.
Note:
Warna mente akan lebih gelap daripada mente goreng biasa, tapi ngga gosong, ini cuma penggelapan dari gula & bawang putih aja
Setelah digoreng, mente akan seperti saling nempel satu sama lain, setelah dingin koyak ringan ato kocok2 di toples, mente akan berbaur lagi
kalo pengen bersalut tepung tipis2, setelah dimarinate setengah jam taburi 3-4 sdm campurang terigu dan tepung beras sambil diaduk rata. Tidak perlu dijemur, bisa langsung digoreng.
MENTE BAWANG MANIS
By: Alya's Kitchen
Bahan:
1 kg mente
1 liter air
Minyak sayur secukupnya untuk menggoreng
Bumbu, blender jadi satu tanpa air:
8 siung bawang putih
75 gr gula pasir
2 sdt garam
Cara:
Didihkan air, masukin mente, tutup rapat dna matikan api. Diamkan 10 menit.
Tiriskan mente dengan peniris berlobang cukup besar agar airnya bisa tiris sempurna. *ini tips menghasilkan mente goreng yang garing dan renyahhh*.
Panas2 campur mente dan blenderan bumbu, aduk rata. Diamkan setengah jam sambil sesekali diaduk merata. Tebarkan di tampah, jemur di panas matahari hingga cukup kering.
Siapkan minyak cukup banyak untuk deep frying, goreng mente dengan api small-medium sambil sering diaduk agar matangnya merata, tiriskan dan angin2kan hingga dingin.
Simpan di toples kedap udara.
Note:
Warna mente akan lebih gelap daripada mente goreng biasa, tapi ngga gosong, ini cuma penggelapan dari gula & bawang putih aja
Setelah digoreng, mente akan seperti saling nempel satu sama lain, setelah dingin koyak ringan ato kocok2 di toples, mente akan berbaur lagi
kalo pengen bersalut tepung tipis2, setelah dimarinate setengah jam taburi 3-4 sdm campurang terigu dan tepung beras sambil diaduk rata. Tidak perlu dijemur, bisa langsung digoreng.
Subscribe to:
Posts (Atom)