A Shot of Me

Wednesday, April 05, 2006

Ketan Duren

Musim duren gini, rada bosen juga makan duren biasa. Mo bikin puding juga males, bikin cake dan eskrim palagiii... Tiba2 inget Ketan Duren ala nenek. Hmmm, lembutnya nasi ketan berpadu dengan wangi dan legitnya saus durian. Huaahh... sapa sih yang bisa nahan godaannya! Palagi sausnya lekat dan pekat, berbahan santan yang gurih. Gleg...
Dasar lagi males, gue beli nasi ketan yang udah jadi di tukang kue jajan pasar, dan pake santan bubuk karena aromanya lebih gurihhh...
Perhatiin Note dibawah yah, note-nya lebih banyak dari step resepnya hehehehhh... tapi perlu diikutin biar saus duriannya endang bambang gulindang ;)


KETAN DUREN
Bahan:

500 gr nasi ketan siap pakai
Saus Durian:
150 gr daging durian
200 ml air matang hangat
2 sdm santan bubuk
2 sdm gula pasir
Sejumput garam
Cara:
  • Larutkan santan bubuk dengan air hangat, campur bersama gula pasir dan garam. Panaskan sambil diaduk2 hingga mendidih lembut.

  • Masukin daging durian, aduk2 dan didihkan sekali lagi, angkat.

  • Penyajian:
    Letakkan nasi ketan secukupnya di piring kecil, siram dengan saus durian. Sajikan segera.
    Note:
    Kalo pengen santannya lebih kental silakan atur sendiri ya. Gue seh lebih suka santannya gak terlalu kental biar gak eneg, karena duren udah sangat berlemak.
    Sengaja pake gula pasir agar lebih segar dan aroma durennya lebih nonjol dibandingkan kalo pake gula merah.
    Nggak perlu pake daun pandan karena aroma duren udah sangat kuat dan khas.
    Daging durian gak usah dilumatin dengan garpu, palagi diblender. Oh nooo... Gue lebih demen duriannya chunky, lebih greget.

    Monday, April 03, 2006

    Info Bahan: Macem2 Tepung

    Kalo bikin kue sambil baca resep, kadang suka bingung yak, kok ternyata banyak sekali jenis tepung. Tepung sagu, tepung arrowroot, kanji, maizena, terigu dll. Terigu sendiri masih dibedain lagi berdasar jenis proteinnya. Haduh, puciiiinkk....
    Nah, gue coba bikin summary tentang macem2 jenis tepung yang gue tau dan mudah2an gak makin bikin binun :P

    TEPUNG MAIZENA, CORN STARCH
    Kalo di Indonesia salah kaprah menyebutnya Maizena, padal Maizena nih benernya merk tepung pati jagung yang sangat beken di Mexico.
    Tergolong gluten-free, dibuat dari pati jagung, umumnya dipake sebagai bahan utama pada custard. Biasa dipake untuk pengental pada sup mopun saus, memberi tekstur halus dan lembut pada sponge cake dan puding, serta efek renyah pada kue kering.
    Khusus untuk sponge cake, pengalaman gue takaran maksimalnya 30% dari terigu kalo pake banyak telur tapi kalo telurnya dikit pake 15-20% ajah, kalo kebanyakan ntar teksturnya jadi rapuh ato bahkan bantet. Prosentase maizenanya ditimbang untuk MENGGANTIKAN prosentase yang sama pada terigu ya, bukan menambah. Jadi kalo pada resep tercantum 200 gr terigu, maka dibikin komposisi 150gr terigu + 50gr maizena biar gak merubah takaran bahan keringnya.
    Untuk kue kering, pengalaman gue cukup pake 20% aja dari terigu. Hasilnya kue kering akan lebih renyah.

    TEPUNG TERIGU, WHEAT FLOUR
    Secara umum berdasarkan kadar gluten ato proteinnya ada 3 jenis tepung terigu. Kadar protein ini menentukan elastisitas dan tekstur sehingga penggunaannya disesuaikan dengan jenis dan spesifikasi adonan yang akan dibuat. Kalo di Indonesia, Bogasari menjadi produsen tepung terigu terbesar sehingga distribusinya sangat luas dan brand equity-nya juga kuat. Nggak heran, merk2 dari Bogasari seolah menjadi "identitas" bagi masing2 jenis tepung. Jadi harap dimaklumi ye kalo gue menyebut produk2 Bogasari sebagai contoh disini, semata2 hanya untuk memudahkan penjelasan ajah, secara gue bener2 bukan salesnya Bogasari :P:P

  • Protein Tinggi, Bread Flour, High Grade Flour
    Mengandung kadar protein 11%-13% ato bahkan lebih. Bila kena bahan cair maka glutennya akan mengembang dan saling mengikat dengan kuat membentuk adonan yang sifatnya liat. Mutlak diperlukan oleh adonan dengan sifat elastis maupun yang memerlukan kerangka kokoh seperti mi, roti, pasta, kulit martabak telur, pita bread, donat, croissant/puff pastry, sus/cream puff.
    Gue sendiri suka memanfaatkan tepung ini untuk bikin kulit risoles dan pancake karena gak gampang sobek, juga untuk brownies...! Pada brownies menghasilkan kue dengan tekstur yang lebih fudgy.
    Tapi jangan coba2 pake tepung ini untuk bikin kue kering ato kulit pie, hehehehhh... dijamin alot :P
    Contoh yang beredar di pasaran Indonesia: Cakra Kembar, Kereta Kencana. Keduanya produk Bogasari. Ada juga Tali Emas (ngga tau produsennya), dan yang masih brand new adalah Cakra Kembar Emas, produk Bogasari juga dengan kadar protein yang lebih tinggi dari Cakra Kembar biasa.


  • Protein sedang, All Purpose Flour, Cake flour
    Kadar protein berkisar antara 8%-10%, digunakan pada adonan yang memerlukan kerangka lembut namun masih bisa mengembang seperti cake. Tepung terigu jenis ini sangat fleksibel penggunaannya, baik untuk gorengan, kue tradisional (kukus), pancake, wafel hingga aneka jenis cake. Saking fleksibelnya sehingga sering juga disebut dengan All Purpose Flour aliyas Tepung Terigu Serbaguna.
    Contoh produk Bogasari di Indonesia: Segitiga Biru, Gunung Bromo.
    Self Raising Flour (SFR) merupakan derivasi dari jenis protein sedang ini, merupakan tepung yang bisa mengembang kalo ditambah bahan cair dan dipanasin, biasa dipake untuk poffertjes, muffin, fruitcake, waffle dll. Bisa bikin sendiri hanya dengan menambahkan 1 sdt baking powder ke setiap 200-250gr tepung terigu protein sedang, aduk sampe rata lalu ayak dan simpan dalam wadah yang tertutup rapat.


  • Protein Rendah, Low Protein Flour, Pastry Flour
    Kadar protein sekitar 6%-8%, diperlukan untuk membuat adonan yang bersifat renyah dan crumbly. Bagus untuk coating pada gorengan, bikin cookies, pie crust, shortbread.
    Contoh produk Bogasari: Roda Biru, Kunci Biru.
    Jangan coba pake tepung ini untuk bikin roti, donat dan sejenisnya yeee.... hasilnya tidak maksimal. Tapi tepung ini masih bisa untuk bikin cake.


  • Masih ada bebrapa jenis tepung terigu khususnya untuk rerotian seperti Whole Wheat Flour yang warnanya rada semu kecoklatan karena terbuat dari gandum dengan masih berkulit ari. Juga ada Semolina, dibuat dari satu jenis gandum paling "keras" dan karenanya memiliki karad protein paling tinggi diantara lainnya. Umum digunakan untuk membuat aneka pasta.
    Semolina dan Whole Wheat Flour masih sangat jarang di pasaran. "Taj Mahl" adalah produk Bogasari untuk Whole Wheat Flour, tapi masih juga jarang nemu di pasaran.


    TEPUNG TANGMIEN, TANG FLOUR, WHEAT STARCH
    Tergolong jenis gluten-free, beken dipakai untuk kulit aneka hidangan steamed dumplings/dim sum karena karakteristiknya yang halus, lembut dan transparan sangat cocok untuk sajian berkelas yang mengutamakan rasa dan penampilan.
    Tidak banyak yang tahu bahwa tepung ini sesungguhnya by-product dari pembuatan gluten. Tau kan gimana bikin gluten... tepung terigu (khususnya jenis protein tinggi) diuleni dengan air hingga kalis, lalu direndam beberapa lama dan dicuci berulang2 sehingga didapat gumpalan gluten. Air cucian gluten ini mengandung endapan pati dengan kandungan protein yang sangat minim nyaris nol. Endapan ini dikeringkan menjadi Wheat Starch ato Tepung Tang Mien, dan karena proses glutenisasi maka tepung ini menjadi gluten-free.

    TEPUNG TAPIOKA, TAPIOCA STARCH
    Dibuat dari pati singkong /cassava. Nyaris gak mengandung protein dan gluten-free sehingga cocok untuk mereka yang memiliki problem Coeliac (smacam gluten-intolerance). Sering dipake untuk pengental pada tumisan karena efeknya bening dan kental saat dipanaskan. Gak cocok untuk gorengan karena menyerap minyak dan mengeras setelah dingin beberapa lama. Selain pengental, juga dipake untuk pengenyal pada bakso, pengganti sagu pada pempek (yang ini aku lom nyobain), juga sebagai bahan baku krupuk. Ada juga yang mebuat cendol berbahan tapioka, cendolnya lucu juga jadi panjang2, lentur dan bening.
    Untuk kue kering bisa saling menggantikan dengan Tepung Sagu maupun Tepung Ararut. Kue kering yang terkenal dan terbuat dari ketiga jenis tepung ini adalah "Kue Semprit".
    Pada skala industri, tepung tapioka termodifikasi (modified tapioca starch) dipakai untuk pengental/stabilizer aneka saus.

    TEPUNG SAGU, SAGO FLOUR, SAGO STARCH
    Tergolong tepung yang gluten-free. Dibuat dari bagian tengah pohon sagu ato pohon aren (sehingga kadang2 disebut sagu aren). Bagian tengah pohon ini dikeruk, dihaluskan, campur air dan didiamkan hingga mengendap. Endapannya dikeringkan dan dihaluskan ato dibentuk lempengan menjadi keping sagu yang populer untuk bubur, menjadi makanan pokok di banyak wilayah di Indonesia Timur.
    Tepung Sagu punya karakter mirip Tepung Tapioka, tetapi lebih "kering".
    Selain untuk bubur, pempek, krupuk dan Kue Semprit, juga menjadi bahan utama pembuatan "Kue Bagea", sejenis kue kering yang sangat beken sebagai oleh2 dari Ambon dan sekitarnya. Sagu Mutiara perupakan produk dari tepung sagu yang dibentuk menjadi butiran2 kecil, dipakai untuk bubur dan pelengkap aneka minuman. Di pasaran luar negeri, sagu mutiara disebut "Sago Pearls", ada juga yang dibuat dari tapioca dan disebut "Tapioca Pearls".
    "Sagu Tani" merupakan merk tepung sagu dengan kualitas sangat bagus dan harganya relatif lebih mahal daripada tepung sagu biasa.

    TEPUNG BERAS, RICE FLOUR
    Tergolong gluten-free, dibuat dari beras yang ditumbuk (bukan pati beras yah). Banyak dipake pada kue tradisional (kue mangkok, kue talam dll), ato pelapis pada gorengan karena efeknya renyah.
    Dengan pengolahan yang lebih lanjut, tepung ini menjadi bahan baku pembuatan bihun ato rice vermicelli. Di Vietnam juga dipakai sebagai bahan pokok pembuatan Banh Trang, aliyas rice paper, smacam kulit lumpia yang tipis untuk spring roll ala Vietnam.

    TEPUNG KETAN, GLUTINOUS RICE FLOUR
    Masuk gluten-free juga. Dibuat dari beras ketan, item mopun putih, dengan cara yang sama seperti bikin Tepung Beras. Sifatnya lebih liat dan kenyal daripada Tepung Beras.
    Umum dipake pada kue-kue tradisional khas Indonesia seperti onde-onde, getas, putri mandi, opak, kue bugis dll. Yang lagi ngetrend adalah Bolu Kukus Ketan Hitam.
    Di luar negeri gue masih belum banyak denger penggunaan tepung jenis ini.

    TEPUNG ROTI, TEPUNG PANIR, BREAD CRUMB, PANKO FLOUR
    Tepung Roti jangan diterjemahkan jadi Bread Flour yah... bisa kaco ntar :)) Kalo di Indo Tepung roti ya dibuat dari roti tawar yang dikeringkan & ditumbuk, aliyas tepung panir. Jadi bisa bikin sendiri yaa.... oven ajah roti tawar sampe kering, trus ditumbuk. Tapi beli juga banyak.
    Umum dipake sebagai coating pada gorengan seperti risoles, biterballen, kroket.
    Versi yang kasar, di Jepang disebut Panko, untuk melapisi aneka Katsu dan kadang2 juga dipake untuk Tempura agar lebih crispy. Bagus juga untuk kroket mopun risol dan aneka gorengan lainnya, hasilnya garing dan renyah daripada tepung panir biasa yang berbutir halus.
    Orang bule nyebutnya Bread Crumb, selain dari roti tawar mereka juga bikin breadcrumb dari crackers.

    TEPUNG HUNKWE, TEPUNG KACANG HIJAU, MUNGBEAN FLOUR
    Masih juga tergolong gluten-free.
    Kalo di Indonesia biasa dipake untuk kue tradisional seperti Puding Hunkwe, Kue Cantik Manis, Nagasari Hunkwe sampe Es Cendol.
    Menjadi bahan baku pembuatan soun ato vermicelli.
    Ngga banyak yang bisa gue critain dari tepung ini secara gue masih belum banyak mengeksplorasinya di dapur :)

    TEPUNG GARUT, TEPUNG ARARUT, ARROWROOT FLOUR
    Juga tergolong Gluten-free. Bagi sebagian penduduk pedesaan di Indonesia membuat sendiri Tepung Garut adalah hal yang umum. Umbi garut (masuk keluarga talas, cmiiw) yang diparut-kasi air-disaring dan endapannya dikeringkan lalu dihaluskan/diayak menjadi tepung garut.
    Karakter tepungnya antara kanji dengan sagu. Bikin cookies jadi renyah, dan melembutkan cake. Banyak dipake untuk kue semprit, seperti halnya Tepung Sagu. Kadang-kadang kalo di TBK disebut "Tepung Larut".
    Ini kalo orang bule nyebutnya arrowroot aliyas ararut :D Sebenernya Indonesia sangat potensial dengan tepung ararut, lha orang2 di desa ajah sampe bisa bikin sendiri! Tapi pemanfaatannya secara industri komersial kayaknya masih kurang :(


    Demikian, sekilas info aneka tepung yang perna gue colek2. Semua tepung diatas, bisa ditemui dimana2 mulei TBK sampe pasar tradisional. Ada juga Tepung Kentang, sebagaimana sifat kentang yang halus maka tepung ini juga banyak dipake untuk adonan yang halus dan "melty". Hanya saja karena gue belom perna nyolek jadi gue gak bisa deskripsiin disini. Ntar ya kalo udah nyobain tepung2an lainnya gue update deh ;)

    Monday, March 27, 2006

    Tumis Bayam

    Bayam tergolong sayuran paporit di rumah. Ngga pernah diolah macem2 karena Bayam rentan mengalami perubahan struktur nutrisi. Paling sering ya bikin sayur bening, kuah santan dan kuluban aliyas dikukus untuk dicolekin ke sambel. Hampir gak perna bosen meski cuma diolah gitu2 ajah. Tapi kemaren, tiba2 pengen makan Tumis Bayam, masakan yang paling sering gue request ke Ibu saat masih kecil :D Sangat mudah dan cepat, cocok buat yang kebut2an kayak gue :D


    TUMIS BAYAM
    Bahan:

    1 ikat bayam, bersihkan, petik daun dan batang mudanya
    2 siung bawang putih, iris
    3 siung bawang merah, iris
    Cabe rawit secukupnya, iris
    3 sdm minyak sayur
    1/2 sdt garam /secukupnya
    1/4 sdt gula pasir /secukupnya
    50 ml air kaldu
    Cara:
    Panasin minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampe kuning.
    Masukin cabe, garam dan gula, aduk2 bentar, tuangi kaldu dan didihkan.
    Masukin bayam, besarkan api dan aduk2 hingga rata dan matang, angkat.
    Sajikan segera.
    Note:
    Bayam mengeluarkan air saat ditumis jadi jangan terlalu banyak menambahkan air.
    Kalo pengen rada berkuah, tambahkan takaran kaldu, jangan lupa atur takaran garam & gula.

    Friday, March 24, 2006

    Tumis Toge Tahu

    Pengen masak praktis dan sehat untuk sarapan, Tumis Tahu Taoge ini pas banget deh. Berbumbu ringan dengan toge yang renyah dan segar. Disajikan dengan nasi anget, sedeeppp... Dijamin gampang dan cepet, asal gak iseng metik2 buntut togenya ajah hahaha...


    TUMIS TAHU TAOGE
    Bahan:

    1 buah tahu putih, potong dadu, goreng sebentar & tiriskan
    150 gr taoge
    3 siung bawang putih, iris tipis
    1 cm jahe, cincang halus
    1 buah cabe merah, iris tipis serong
    cabe rawit secukupnya, iris
    2 sdt kecap asin ato sesue slera
    ½ sdt gula pasir
    75 ml air matang
    3 sdm minyak sayur untuk menumis
    Cara:
    Panasin minyak, tumis bawang putih dan jahe sampe kuning.
    Masukin cabe merah, cabe rawit, kecap asin dan gula pasir. Aduk2 sebentar, masukin tahu dan tuangi air.
    Kecilkan api, masak sampe meresap dan hampir mengering.
    Masukin toge, besarkan api ke medium. Aduk2 merata sampe toge setengah matang, angkat dan sajikan segera.
    Note:
    Masak togenya jangan kelamaan biar renyah.
    Bisa ditambah udang kupas, masukin sebelum cabe, tumis bentar sampe berubah warna baru masukin cabe dan bumbu2 lain.

    Tempe Tumis Sambal Kencur

    Tadi pagi gara2 kebelet makan Ulukutek pake leunca, namun apa daya gaada yang jualan oncom di Sby. Solusinya, bypass pake tempe ajah hehehehhh....
    Udah gitu gak pake cabe ijo dan leunca pulak, karena persediaan cabe ijo lagi abis dan leunca-nya kapan hari gak jadi beli karena belum nemu oncom.
    Jadinya gak bisa disebut Ulukutek dunk! Ya wis dinamain ajah Tempe Tumis Sambal Kencur (maksaaaa dehh...!)
    Eh tapi enak juga loh, Mas Ali sampe nambah2 tuh sarapannya. Bumbunya sih asal ajah... sekedar ngikutin fileng :D



    TEMPE TUMIS SAMBAL KENCUR
    Bahan:

    150 gr tempe, goreng lalu tumbuk kasar
    ½ sdt garam /secukupnya
    1 sdt gula merah /secukupnya
    5 butir bawang merah, iris kasar
    4 sdm minyak sayur untuk menumis
    50 ml air matang
    ½ sdt air jeruk (optional)
    Bumbu Halus:
    3 buah cabe merah
    Cabe rawit secukupnya
    2 siung bawang putih
    ¼ sdt terasi goreng
    1 cm lengkuas
    0.75 cm jahe (weleh, ukurannya detil bangets seh. wis suka2 ajah deh)
    2 cm kencur (boleh ditambah ato dikurangi sesue slera)
    Cara:
    Panasin minyak, tumis bawang merah sampe layu.
    Masukin bumbu halus, tumis sampe matang dan pekat.
    Tambahkan air matang, gula, garam dan air jeruk, masak sampe mendidih dan setengah menyusut.
    Kecilkan api, masukin tempe goreng yang udah ditumbuk kasar, aduk2 sampe bumbu meresap dan matang seluruhnya.
    Angkat, sajikan segera.
    Tips:
    Lebih sedep kalo ditambahkan cabe ijo & leunca saat menumis bumbu, plus irisan daun bawang sesaat sebelum diangkat.

    Friday, March 10, 2006

    Mi Rebus Pedas

    Mi rebus banyak versinya, bisa dibilang semua orang punya resep sendiri. Bikinnya cepet, super gampang pulak.
    Mi Rebus Pedas ini salah satunya, jangan ragu memodifikasi dengan menambahkan apa aja yang kliatan dan bisa diceburin :))
    Paduan aneka saus membuat kuahnya pekat, kental dan sedap. Tingkat kepedasan bisa diatur pada saus sambal dan irisan cabe rawitnya.
    Ofkors cocok disajikan saat cuaca dingin, sluurpp....



    MI REBUS PEDAS
    Bahan:

    200 gr mi telur kering yang udah diseduh dan ditiriskan
    5 butir bawang merah, iris halus
    3 siung bawang putih, iris halus
    3 sdm minyak sayur
    600 ml air kaldu
    Garam seperlunya
    2 butir telur
    1 ikat kecil sawi/caisim, bersihkan & potong2
    Ayam goreng suwir
    Seasonings, aduk rata:
    1 sdm saus teriyaki *)
    2 sdt saus cabe
    2 sdt kecap manis
    3 sdt saus tomat
    ¼ sdt merica bubuk
    2 sdt kecap asin
    1 sdt saus tiram
    Cabe rawit secukupnya, iris halus
    50 ml air matang
    Pelengkap:
    Bawang merah dan putih goreng
    Acar mentimun
    Cara:
  • Panasin minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampe wangi dan kekuningan setengah kering.

  • Tuangi campuran seasonings, biarkan hingga berbuih, tambahkan air kaldu dan didihkan dengan api kecil.

  • Pecahkan telur diatasnya, masukkan ayam suwir dan garam secukupnya, diamkan hingga telur setengah matang.

  • Masukkan caisim dan mi telur, besarin api ke medium, aduk2 sebentar sampe semuanya matang.

  • Matikan api, tuang ke mangkuk saji. Taburi bawang merah & putih goreng, sajikan dengan acar mentimun.

  • Note:
    Kalo suka banyak kuahnya atus sendiri jumlah kaldunya ya...
    Gue pake saus teriyaki racikan sendiri, kalo mo pake yang udah jadi monggo ajah.

    *) Homemade Teriyaki Sauce
    Bahan:
    100 ml kecap asin >> pilih yang light, kalo gak ada boleh kecap asin biasa.
    2 sdm gula palem >> ato sesue slera.
    1 sdt jahe parut
    1 siung bawang putih, parut
    1 sdm saus tomat >>bisa diganti cuka dikiit, tapi gue prefer saus tomat, lebih tasty gituh.
    100 ml air matang
    Cara:
    Campur semua bahan jadi satu, panasin dengan api keciiil (simmer) sampe menyusut setengahnya dan pekat, matikan api.
    Saring & simpan di wadah/botol kaca, simpen di kulkas.
    Note:
    Saus ini bisa dipake untuk aneka tumisan mopun marinate.

    Friday, March 03, 2006

    Kering Kentang

    Ini nih.... gak tau lauk apa cemilan heheheh... abis kalo bikin kering kentang bukannya abis sebagai teman makan nasi, tapi justru abis buat nemenin nonton tipi huahahaha... Kering kentang buatan gue dijamin renyah dan lembut. Triknya? Pake santan kental!

    Disclaimer:
    Jan 2010, seiring dg berjalannya waktu, menemukan kekurangan dan kelebihan untuk penyempurnaan resep, saya merevisi resep ini dengan tanda red bold.
    Semoga hasilnya bisa lebih cocok :)


    KERING KENTANG
    Bahan:

    1 kg kentang tes (timbang udah dikupas)
    250 gr kacang tanah kupas (revised: 175 gr kacang goreng)
    ½ butir jeruk nipis, ambil airnya >> gue kadang2 sampe ¾ butir, sesuaikan selera tingkat keasaman
    150 ml santan yang rada kental (revised: 50-75ml santan kental)
    100 gr gula pasir
    2 sdt garam ato secukupnya
    4 lembar daun salam (revised: 2 lembar)
    4 sdm minyak sayur (revised: 1 sdm ajah ato ga pake samsek)
    Bumbu halus (revised: diblender bersama santan kental diatas):
    3 buah cabe merah
    5 siung bawang putih
    4 cm lengkuas
    ¼ sdt terasi (optional)
    Cara:
  • Kentang: potong2, iris tipis (pake serutan), cuci 3-4 kali sampe gak keruh lagi, lalu rendam air dingin. Goreng dalam minyak banyak sampe kering kuning keemasan, tiriskan dan angin2kan sampe dingin, masukin toples.

  • Campur kentang dan kacang goreng, aduk merata, sisihkan.

  • Panasin minyak, tumis bumbu halus dan daun salam sampe wangi dan mulei pekat. (revised: ga pake minyak, bumbu halus lsg dipanasin aja krn uda ada santannya)

  • Tuangi santan, tambahkan gula, garam dan air jeruk. (note: santan uda ikut di bumbu halus)

  • Masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga kental (JANGAN SAMPE BERAMBUT).

  • Matikan api, masukin campuran kentang kacang sekaligus sambil diaduk2 dengan cepat (pake sendok kayu dan spatula) hingga bumbu merata.

  • Tebarkan di nampan plastik, angin2kan hingga dingin, simpen di toples.


  • Tips:
  • Penggunaan santan membuat kering kentang lebih gurih, renyah, lembut dan gak mudah mengkristal.

  • Pemasakan bumbu gula jangan sampe berambut, akan mengakibatkan mudah berkristal dan keras saat disimpan.

  • Biasanya kering kentang pake air asam. Aku lebih suka pake air jeruk, nurut aku menambah efek warna yang cantik. Kalo pake air asam warnanya jadi gelap dan rada suram, selain itu juga gampang basah gak awet renyah.

  • Sebisa mungkin buat kripik kentang tanpa “usaha2” untuk merenyahkan seperti merendam air garam ato dengan kapur sirih. Kripik kentang yang digoreng langsung ini efek renyahnya lembut di mulut sementara kalo direndam air garam mopun air kapur hasilnya renyah yang keras dan tajam/menusuk di mulut.
  • Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...